Forum Diskusi

February 14th, 2013 Leave a comment Go to comments

Halaman ini saya buat bagi anda yang mau menanyakan sesuatu namun tidak menemukan artikel yang berkaitan. Namanya juga forum diskusi. Jadi, jika ada rekan pembaca lain yang mau memberikan jawaban atau sharing atas pertanyaan juga bisa di bagian ini.

  1. Rudiyanto
    October 3rd, 2013 at 14:14 | #1

    @Rosa
    Salam Rosa,

    Usul saya, Bagaimana cara membuat orang tertarik menjadi investor pasar modal? Atau bagaimana cara meningkatkan jumlah investor pasar modal 10 x lipat dalam 5 tahun.

    Semoga bermanfaat

  2. Rosa
    October 3rd, 2013 at 14:51 | #2

    @Rudiyanto
    Terima ksh banyak sebelumnya atas sarannya pak..
    Akan sy cari coba referensinya dulu.. :)

  3. Hasan Halim
    October 6th, 2013 at 19:01 | #3

    Selamat malam Pak Rudi,

    Sebelumnya mohon maaf jika pertanyaan saya tidak relevan dengan topik pembahasan di forum ini.

    Seperti yang kita ketahui bahwa investasi perak tidak kalah menariknya dengan emas. Di mana saat emas naik 20%, perak berpotensial naik hingga 35%. Namun sayangnya market perak di Indonesia masih belum terbuka padahal di luar negeri perak sudah diperjual belikan selayaknya emas.

    Apakah Pak Rudi tahu di mana di Indonesia saya bisa mendapatkan perak batangan merek internasional atau impor? Sudah lama (5 tahun) saya mencari perusahaan di Indonesia yang menjual perak batangan impor tetapi tidak ada satupun. Belakangan ini ada perusahaan baru di Jakarta, PT. Straits Bullion, yang menjual precious metals impor merek PAMP tetap saya sangat kecewa bahwa yang dijual hanya emas, tidak ada perak. Saya sudah desperate mencari informasi di mana saya dapat membeli perak batangan merek internasional di Indonesia untuk investasi.

    Apakah mungkin Pak Rudi mengetahuinya dan boleh memberikan saya informasi tersebut?

    Sekali lagi, mohon maaf jika pertanyaan saya tidak relevan dengan Pak Rudi. Terima kasih.

    Salam,
    Hasan Halim

  4. Dedi wahyudi
    October 7th, 2013 at 16:28 | #4

    Terima kasih Pak Rudi atas bantuannya, mohon maaf sudah merepotkan.

  5. Rudiyanto
    October 8th, 2013 at 11:07 | #5

    @Hasan Halim
    Salam Pak Hasan,

    Terus terang saya bukan ahli soal investasi komoditas seperti emas dan perak yang anda sebutkan. Dan saya yakin kalau anda sudah cari 5 tahun saja masih belum dapat, apalagi saya yang mungkin akan habiskan waktu sekitar 5 menit untuk cari di google.

    Dan mungkin masukan saya, jika untuk membelinya saja sudah sedemikian susah, apakah anda tidak membayangkan hal yang sama ketika anda menjualnya? Jika investasi sedemikian tidak likuidnya, apakah hal ini memang sesuatu yang kamu cari?

    Demikian pak Hasan, semoga masukan saya bermanfaat.

  6. Hasan Halim
    October 8th, 2013 at 16:14 | #6

    @Rudiyanto

    Betul juga Pak Rudi, ini menjadi dilemma juga bagi saya. Investasi perak di Indonesia memang tidak liquid, saat ingin menjualnya sangat susah mencari pembelinya. Tetapi bagaimana jika investasi perak ini bisa memberikan gain 3000% dalam 10 tahun? Tentu kita tidak mau menyia-nyiakan kesempatan ini. Kalaupun tidak 10 tahun, katakan 15 tahun untuk gain 3000% juga merupakan gain yang fantastis.

    • Rudiyanto
      October 8th, 2013 at 17:17 | #7

      Salam Pak Hasan,

      Gain 3000% itu kan kalau kita beli Rp 1000 dan jual di Rp 31.000. Kalau misalnya tidak dijual ya namanya bukan gain pak, tapi unrealized gain.
      Kalau di reksa dana, dalam 15 tahun ada yang gain sampai 6500% apakah ini juga cukup fantastis bagi anda?

      Tapi sekali lagi, saya selalu menyarankan orang untuk investasi di tempat yang dia mengerti, jadi jika perak adalah passion anda silakan terus mencari pak.

  7. Hasan Halim
    October 8th, 2013 at 22:07 | #8

    @Rudiyanto

    Wah Pak Rudi, saya pertama kali mendengar nih reksa dana yang 6500% dalam 15 tahun? Kalau boleh tahu Pak Rudi, itu reksa dana apa, sekuritas apa dan periode dari tahun berapa sampai tahun berapa?

    Wah, 6500%, itu benar-benar super fantastis bagi saya. Bayangkan jika beli 100 juta, jadi 6,5 milyar dalam 15 tahun.

  8. Rudiyanto
    October 9th, 2013 at 13:54 | #9

    @Hasan Halim
    Salam Pak Hasan,

    Di http://www.infovesta.com adalah data harga dan return reksa dana di seluruh Indonesia. Pada tabel reksa dana, kamu bisa lihat berapa harga dan return masing2 reksa dana berdasarkan jenisnya.

    Semua reksa dana yang konvensional dimulai selalu dari harga Rp 1000. Jadi jika ada reksa dana yang harganya Rp 11.000 berarti dia sudah untung 10.000 atau 1000%. Silakan di cek saja pak.

    Semoga bermanfaat

  9. Hasan Halim
    October 9th, 2013 at 16:10 | #10

    @Rudiyanto

    Wah Pak Rudi, tidak sangka rupanya Panin Dana Maksima sudah 62.000an, gila banget. Apakah bisa split atau ada rencana split? Apakah akan berlanjut terus atau stop kemudian luncurin produk reksadana saham yang lain tapi serupa dengan Panin Dana Maksima?

  10. Teguh Wijayanto
    October 9th, 2013 at 23:13 | #11

    Salam Pak Rudi…

    Pak saya baru saja membeli buku “Sukses Finansial Dengan Reksadana ” milik Bapak…

    saya sudah baca halaman 205 dst, yang mau saya tanyakan adalah : data indeks reksadana saham mulai tahun 2006-2010 itu data asli yang memang benar-benar terjadi atau data fiktif yang hanya untuk simulasi saja Pak…??
    Karena jika data itu benar mau saya pakai utk bahan skripsi saya Pak…

    Terima Kasih…

  11. Rudiyanto
    October 10th, 2013 at 13:33 | #12

    @Hasan Halim
    Salam Pak Hasan,

    Pertanyaannya saya untuk apa reksa dana di split?

  12. Rudiyanto
    October 10th, 2013 at 13:34 | #13

    @Teguh Wijayanto
    Salam Pak Teguh,

    Terima kasih untuk dukungannya.
    Data indeks reksa dana adalah data asli yang diambil dari http://www.infovesta.com.
    Harap ditulis sumber yang benar ketika menggunakannya.

  13. Teguh Wijayanto
    October 10th, 2013 at 15:25 | #14

    Yth Pak Rudi…
    Untuk Indeks Reksa Dana tiap bulan di buku Bapak itu dihitungnya secara rata-rata selama satu bulan atau bagaimana Pak..

    Misal utk bulan Nov 2010 (tgl 1 – 30 Nov 2010) saya ambil data dari http://www.infovesta.com/ , indeks reksadana saham adalah :
    6607.7763 ; 6575.0085 ; 6518.8196 ; 6580.9413 ; 6646.8924 ; 6730.4824 dst

    Jika dijumlah = 139179.986 lalu dibagi jumlah data 21 hasilnya 6627.618

    Tapi di buku Bapak data indeks reksadana saham bulan Nov 2010 = 6354.73

    Mohon Pencerahannya Pak Rudi…Terima Kasih Banyak…

  14. Rudiyanto
    October 10th, 2013 at 15:46 | #15

    @Teguh Wijayanto
    Yth Pak Teguh,

    Indeks yang saya pakai adalah indeks pada akhir bulan november. Jadi bukan di rata-ratakan. Untuk informasi lebih lanjut silakan http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2011/03/07/mengenal-benchmark-reksa-dana-yang-apple-to-apple/ Atau ditanyakan langsung dengan infovesta karena saya sudah tidak bekerja di situ.

    Semoga bermanfaat.

  15. Hasan Halim
    October 12th, 2013 at 08:34 | #16

    Dear Pak Rudi,

    Apakah ada reksadana yang investasinya ke semua jenis efek:
    - efek ekuitas
    - efek utang
    - efek pasar uang
    - efek pendapatan tetap
    - efek obligasi
    - efek deposito
    - efek lain-lain yang tidak disebutkan diatas

    Besarnya persentasi pada efek tertentu adalah tergantung padandangan dan cara Manager Investasi alokasi berdasarkan situasi dan kondisi ekonomi pada saat itu.

    Contoh misalnya begini:
    - Pada minggu pertama, saham semua pada turun, Manager Investasi mengalokasi dengan porsi efek ekuitas 5%, deposito 10%, pasar uang 10%, obligasi 10%, pendapatan tetap 65%
    - Pada minggu kedua, saham kelihatan mulai membaik, Manager Investasi mengalokasi dengan porsi efek ekuitas 30%, pendapatan tetap 50%, efek lain-lain 20%
    - Pada minggu ketiga, saham mulai bullish, Manager Investasi mengalokasi dengan porsi efek ekuitas 70%, pendapatan tetap 10%, efek pasar uang 5%, efek obligasi 5%, efek lain-lain 10%
    - Pada minggu keempat, saham menunjukkan bullish, Manager Investasi mengalokasi dengan porsi ekuitas 95%, pendapatan tetap 5%

    Jadi porsi alokasi efek nya sangat fleksibel tergantung situasi dan kondisi ekonomi. Apakah ada reksadana yang begitu?

  16. Rudiyanto
    October 12th, 2013 at 11:49 | #17

    @Hasan Halim
    Dear Pak Hasan,

    Pertanyaan saya, kalau konteks pertanyaan anda adalah reksa dana dengan tindakan di atas akan menghasilkan kinerja yang baik mengapa anda tidak melihat dari besaran return yang dihasilkan setiap tahunnya?

    Sebab bisa saja semua orang mengklaim seperti di atas, sehingga logikanya pada saat saham turun dia tidak rugi, atau bahkan untung dan ketika saham naik, kenaikannya yang paling tinggi. Tapi tentu hasil yang menentukan apakah benar demikian atau tidak. Dan jika memang pernah terjadi apakah konsisten setiap tahunnya.

    Sebagai informasi instrumen investasi reksa dana adalah saham, obligasi dan deposito. Semua jenis reksa dana konvensional yaitu saham, pendapatan tetap dan campuran diperbolehkan berinvestasi di ketiga instrumen tersebut, yang berbeda hanya batasan maksimal dan minimalnya.

    Semoga bermanfaat

  17. redha
    October 19th, 2013 at 13:21 | #18

    saya tertarik ikut, panin saham syariah .. kemn saya harus mencari Manajer Investasi
    PT Panin Asset Management untuk mendapatkn formulir dan mendaftar di daerah banjarmasin – banjarbaru. tks

  18. Rudiyanto
    October 20th, 2013 at 23:44 | #19

    @redha
    Malam Redha,

    Terima kasih atas kepercayaan anda, namun sangat disayangkan pada saat ini kami masih belum memiliki cabang pada kota tersebut.

    Mungkin anda bisa menghubungi agen penjual kami di Pontianak dengan informasi sebagai berikut:
    Pontianak
    Komp.Villa Gama Blok D No.26
    Jl. Budi Karya
    Pontianak 78121 – Indonesia
    Tel.: (62-561) 748 888
    Fax: (62-561) 767 300
    E-mail: pontianak@pans.co.id

    Semoga beruntung.

  19. Antung Febby
    October 21st, 2013 at 20:26 | #20

    Pak rudy saya ingin membeli reksadana (secara berkala)
    adapun tujuan investasi saya adalah jangka panjang (untuk dana pensiun) saya pengusaha saat ini usia 28 tahun.
    untuk kesehatan keuangan saya sudah monitoring masih aman, tidak ada hutang konsumtif dan sudah ada asuransi untuk keluarga kecil saya.
    saya bingung memilih apakah membeli PDM (yg mnrt saya NAB nya sudah tinggi) atau pilih Panin Dana Prima (meskipun sama2 rd saham tetapi NAB masih di 5rb an)
    rencana investasi saya adalah 2jt perbulan dengan niat akan top up setiap akhir tahun jika ada laba usaha lebih.
    menurut pak rudi mana yg lebih cocok saya pilih apakah PDM atau PDP,
    apakah lebih baik saya membeli reksadana yg sudah punya ctatan kinerja yang oke meskipun NAB nya sudah tinggi? kalau dari kacamata saya yang awam ini maka saya akan memilih rd yang nab nya masih cukup murah karena peluang untuk meningkat nya tinggi (itu mnrt saya)
    jangka investasi saya adalah lebih dari lebih dari 20 tahun.
    semoga pak rudy berkenan menjawab pertanyaan saya.. dan semoga kebaikan pak rudy berbagi ilmu melalui blog ini mendapatkan balasan yang terbaik dari Nya. terima kasih

  20. Fikar
    October 22nd, 2013 at 09:30 | #21

    Salam,

    Baru saja saya membaca artikel di Kontan yang bertajuk “Aturan Ases Dasar di RDPT Di perketat”
    (http://investasi.kontan.co.id/news/aturan-aset-dasar-rdpt-diperketat)

    Ada beberapa hal yang kurang saya fahami, terkait berita tersebut.
    1. Jenis – jenis reksadana yang selama ini saya fahami terdiri dari Reksadana Pasar uang, Pendapatan Tetap, terproteksi, Campuran, dan Saham. Meskipun saya pernah baca ada tapi tidak terlalu faham untuk reksadana Index, Berdominasi Dolar dan ETF. Untuk Reksadana.Penyertaan Terbatas (RDPT) masuk dalam kategori Reksadana yang mana, atau RDPT ini memang merupakan salah satu jenis reksadana seperti yang saya sebut diatas ?

    2. “Beleid tentang reksadana berbentuk kontrak investasi kolektif……. “(alenea ke dua) — bukankah semua RD saat ini bentuknya adalah KIK ? Kalau begitu apakah maksudnya semua RD hanya boleh di putar di sektor Riil?

    3. “RDPT hanya boleh ditawarkan ke pada pemodal profesional…..”(alenea ke-5) — kenapa masyarakat biasa tidak boleh memiliki RDPT?

    4. Saat kita membeli suatu produk RD, unit penyertaan yang diperoleh adalah sebesar nilai investasi dibagi NAB, kalau NAB awal ditetapkan sebesar 5 milayar untuk RDPT berdenominasi mata uang asing, apakah hal ini berlaku untuk semua jenis RD juga?

    5. Kalau sekiranya yang dimaksud dengan RDPT itu adalah semua jenis RD yang sudah ada saat ini, apakah mereka yang saat ini memegang RD tertentu harus keluar (redempt)?

    Terima kasih atas penjelasan bapak

Comment pages
1 3 4 5 6 7 28 2579


%d bloggers like this: