Archive

Archive for the ‘Belajar Reksa Dana’ Category

Reksa Dana Saham Panin Beta One

March 23rd, 2017 4 comments

Panin Beta One

Reksa Dana Saham Panin Beta One adalah reksa dana terbaru dari Panin Asset Management yang akan terbit pada 31 Maret 2017. Apa latar belakang Panin Asset Management kembali menerbitkan produk reksa dana saham yang ke 7 ini? Bagaimana cara kerjanya dan apa yang membedakan reksa dana ini dengan reksa dana saham yang sudah ada? Bagaimana tata cara transaksinya? Penjelasan lebih lengkap mengenai Panin Beta One adalah sebagai berikut. Read more…

Pahami Korelasi Dahulu, Lakukan Aset Alokasi Kemudian

February 16th, 2017 No comments

Korelasi dan Aset Alokasi

Sifat dasar seorang investor adalah cenderung risk averse atau menghindari risiko. Cara orang menghindari risiko ada bermacam-macam, ada yang menetapkan tujuan investasi jangka panjang sehingga tidak peduli dengan fluktuasi jangka pendek; ada yang mempelajari kondisi pasar dengan seksama dan melakukan market timing; ada pula yang membagi investasinya ke dalam beberapa jenis aset supaya ketika harga suatu aset sedang turun, diharapkan ada aset lain yang harganya naik. Masing-masing cara memiliki keuntungan dan kelemahannya tersendiri

Tindakan melakukan diversifikas investasi ke dalam beberapa jenis aset sekaligus dikenal dengan aset alokasi. Modern Portfolio Theory (MPT) juga membahas cara melakukan aset alokasi dengan pendekatan berbasis kuantitatif. Salah satu indikator yang dijadikan sebagai dasar dalam aset alokasi adalah tingkat korelasi antar aset.

Korelasi adalah istilah statistik untuk suatu indikator yang menunjukkan hubungan antara kedua aset. Nilai korelasi bisa “kuat” atau “lemah” yang ditunjukkan oleh angka yang berkisar antara 0 untuk hubungan yang sangat lemah dan 1 untuk hubungan yang sangat kuat. Nilai korelasi juga bisa bertanda “positif” apabila pergerakan kedua aset cenderung searah atau “negatif” apabila pergerakan kedua aset cenderung berlawanan arah. Apabila nilainya sama dengan 0, artinya tidak ada hubungan sama sekali.

Korelasi

 

Dalam melakukan aset alokasi, yang perlu dihindari adalah Read more…

Sekolah Investor Reksa Dana APRDI – 29 Oktober 2016

October 20th, 2016 3 comments

Flyer Investor Ready - Update

Asosiasi Pengelola Reksa Dana Indonesia (APRDI) kembali mengadakan program Sekolah Investor Reksa Dana APRDI (Investor Ready) pada hari Sabtu, tanggal 29 Oktober 2016 pukul 09.00-16.00 WIB di Gedung Bursa Efek Indonesia.

Bagi yang ingin belajar reksa dana langsung dari ahli dan sumbernya, dapat langsung mendaftarkan diri dengan menghubungi :

Email : Investor.Ready@APRDI.or.id

WhatsApps : 0812 8730 1087

Website : https://investoready-aprdi.org/

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Apa Yang Terjadi Jika Bank Kustodian Bangkrut ?

October 3rd, 2016 5 comments

Fungsi Bank KustodianBelakangan ini berita mengenai krisis keuangan yang menimpa salah satu bank terbesar di Jerman menghiasi media massa. Di Indonesia, bank tersebut mendapatkan izin sebagai bank kustodian dan menjadi salah satu bank kustodian dengan pangsa pasar terbesar. Banyak produk reksa dana yang menggunakan jasa bank kustodian tersebut, termasuk salah satunya tempat saya bekerja saat ini, Panin Asset Management.

Sebagai investor, tentu sedikit banyak akan khawatir karena reksa dana antara kontrak investasi kolektif antara manajer investasi dengan bank kustodian. Apa yang terjadi jika bank kustodiannya bangkrut? Apakah akan berdampak terhadap kinerja dan pelayanan reksa dana?

Sebelum membahas lebih lanjut, kita harus sepakat bahwa bank tersebut saat ini memang mengalami masalah. Namun bermasalah bukan berarti bangkrut. Masalah sudah menjadi salah satu bagian dari hidup, baik itu kehidupan pribadi maupun kehidupan berorganisasi. Tentu eksekutif perusahaan saat ini sedang berupaya keras agar perusahaan bisa keluar dari masalah tersebut.

Yang kita bahas hari ini adalah “SEANDAINYA” jika suatu bank kustodian bangkrut, apa yang akan terjadi pada reksa dananya. Bukan berarti bank kustodian telah atau akan bangkrut karena masih terdapat peluang untuk memperbaiki kondisi. Mengutip pepatah “What doesn’t kill you, makes you stronger”

Untuk memahami dampak kebangkrutan pihak bank kustodian dalam kontrak investasi kolektif kita perlu memahami definisi, kewajiban dan cara kerja dari bank kustodian itu sendiri. Read more…

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Mengenal Reksa Dana Saham Panin Asset Management

July 31st, 2016 5 comments

Coins with small plants growing symbolizes investmentsPertanyaan mengenai perbedaan reksa dana saham di Panin Asset Management memang tidak pernah berhenti. Apalagi saat ini sudah ada total 6 reksa dana saham di Panin Asset Management yaitu Panin Dana Maksima, Panin Dana Prima, Panin Dana Syariah Saham, Panin Dana Ultima, Panin Dana Teladan dan Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh. Seiring dengan berjalannya waktu, investor juga bisa merasakan bahwa ternyata kinerja dari reksa dana tersebut tidak sama dari waktu ke waktu.

Mengenai perbedaan antar kinerja reksa dana saham di Panin Asset Management, kecuali Panin Dana Teladan, sebenarnya sudah pernah dijelaskan 2 kali dalam dalam tulisan Panin Dana Maksima, Prima, Ultima, dan Syariah Saham dan Mengenal Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh. Untuk Panin Dana Teladan sendiri, tadinya merupakan reksa dana saham yang dikhususkan untuk 1 investor institusi. Seiring dengan perkembangan, reksa dana ini kemudian dibuka untuk umum. Sama-sama dijalankan oleh manajer investasi di Panin Asset Management, bedanya di Panin Dana Teladan adalah sebagian dari management fee reksa dana tersebut didedikasikan untuk pengembangan dunia pendidikan. Jadi Panin Dana Teladan bisa dimasukkan dalam kategori endowment fund atau reksa dana yang bertujuan sosial.

Mengapa sama-sama reksa dana saham dari Manajer Investasi yang sama namun kinerjanya berbeda? Mengapa reksa dana yang tadinya bagus di tahun lalu menjadi tidak bagus di tahun ini?

Sebagai gambaran, berikut ini adalah perbandingan kinerja reksa dana saham di tahun 2015 dan year to date hingga 29 Juli 2016.

Kinerja Reksa Dana Saham 2015 dan YTD Juli 2016 Read more…

Bagaimana Cara Manajer Investasi Melakukan Asset Allocation ?

May 5th, 2016 8 comments

Aset Alokasi Saham

Lebih dari 20 tahun yang lalu, 3 orang akademisi yaitu Gary P. Brinson, L. Randolph Hood dan Gilbert L. Beebower (BHB) menerbitkan suatu publikasi manajemen portofolio yang dijadikan sebagai rujukan dalam berbagai buku keuangan hingga sekarang. Judul publikasi tersebut yaitu “Determinant of Portfolio Performance”.

Dalam publikasi itu disebutkan bahwa secara umum para Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan dana menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Menentukan jenis kelas aset (asset class) yang akan dimasukkan atau dikeluarkan dalam portofolio
  2. Menentukan apakah akan normal, over atau underweight pada masing-masing kelas dalam portofolio*, proses ini disebut dengan Policy atau Asset Allocation
  3. Secara strategis melakukan penyesuaian dalam pengelolaan portofolio dibandingkan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencoba mendapatkan excess return dari fluktuasi harga jangka pendek atau dikenal dengan sebutan Market Timing
  4. Memilih secara selektif saham atau obligasi dalam masing-masing kelas aset untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang superior, proses ini disebut dengan Security Selection.

*Yang dimaksud dengan normal, over dan underweight adalah komposisi saham / obligasi dari portofolio investasi terhadap pasar. Misalkan dalam IHSG, komposisi dari saham Astra adalah 10%, maka suatu reksa dana dikatakan normal weighted apabila komposisi Astra dalam portofolionya adalah 10%, jika di atas 10% disebut overweight dan jika dibawah 10% disebut underweight.

Penelitian tersebut bermaksud untuk mencari tahu, dalam konteks melakukan pengelolaan dana, langkah manakah yang paling berpengaruh terhadap kinerja manajer investasi? Apakah Asset Allocation, Market Timing atau Security Selection ? Berdasarkan yang dilakukan oleh BHB, disebutkan bahwa 93.6% kinerja pengelolaan ditentukan oleh Asset Allocation, sisanya yaitu 6.4% ditentukan oleh Market Timing, Security Selection dan Lainnya (Faktor lainnya atau other, biasanya selalu terdapat dalam perhitungan statistik).

Dalam perjalanannya, riset ini mendapat banyak tanggapan baik yang bersifat pro dan kontra. Ada juga penelitian serupa yang dilakukan terhadap reksa dana saham dan mendapatkan hasil dimana ternyata pengaruhnya tidak sampai sebesar 93%, tapi berkisar antara 30 – 70an%. Terlepas dari benar atau salahnya penelitian tersebut, Asset Allocation memang menjadi faktor penting bagi Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan reksa dana.

Tulisan kali ini tidak bermaksud mereproduksi penelitian di atas di Indonesia. Sebab ketika saya membaca jurnal aslinya, ada beberapa tahapan yang terus terang tidak begitu dimengerti. Selain itu, fokus dalam tulisan ini adalah memberikan gambaran kepada anda bagaimana langkah-langkah yang dilakukan oleh para Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan reksa dana. Dengan demikian, investor bisa lebih memahami proses yang terjadi dalam pengelolaan reksa dana. Read more…

Telah Terbit Buku – Seri Panduan Investasi : Reksa Dana Untuk Pemula

April 30th, 2016 No comments

Cover Reksa Dana Untuk Pemula

Teman2 dan para pembaca blog yang setia, mau saya informasikan bahwa telah terbit buku ketiga saya, Seri Panduan Investasi : Reksa Dana Untuk Pemula

Buku ini saya buat khusus bagi para calon investor reksa dana yang baru mau belajar untuk berinvestasi. Supaya lebih menarik, buku ini dibuat full colour dan juga setiap artikelnya dilengkapi dengan ilustrasi karikatur. Bagi yang berminat dapat membelinya di Toko Buku Gramedia terdekat. Harga untuk Toko Buku Gramedia di Jakarta adalah Rp 125.000.

Bagi yang mau membelinya langsung dari saya dapat dilakukan dengan cara klik Pesan Buku Reksa Dana Untuk Pemula

Bagi yang berminat untuk mengkoleksi buku saya sejak pertama juga bisa membelinya secara paket dengan harga lebih murah di Pesan Buku Rudiyanto

Buku ketiga ini sepenuhnya saya persembahkan bagi perkembangan literasi keuangan Indonesia. Untuk itu, versi online dari buku ini saya sediakan secara gratis di www.ReksaDanaUntukPemula.com.

Bagi yang mau membeli buku ini untuk dikoleksi atau diberikan kepada orang lain silakan, bagi yang mau membacanya secara gratis juga silakan.

Semoga bermanfaat.

Bagian Belakang Buku

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Update Maret www.ReksaDanaUntukPemula.com

April 1st, 2016 No comments
Categories: Belajar Reksa Dana Tags:
%d bloggers like this: