Archive

Archive for the ‘Belajar Reksa Dana’ Category

Mengenal Reksa Dana Saham Panin Asset Management

July 31st, 2016 1 comment

Coins with small plants growing symbolizes investmentsPertanyaan mengenai perbedaan reksa dana saham di Panin Asset Management memang tidak pernah berhenti. Apalagi saat ini sudah ada total 6 reksa dana saham di Panin Asset Management yaitu Panin Dana Maksima, Panin Dana Prima, Panin Dana Syariah Saham, Panin Dana Ultima, Panin Dana Teladan dan Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh. Seiring dengan berjalannya waktu, investor juga bisa merasakan bahwa ternyata kinerja dari reksa dana tersebut tidak sama dari waktu ke waktu.

Mengenai perbedaan antar kinerja reksa dana saham di Panin Asset Management, kecuali Panin Dana Teladan, sebenarnya sudah pernah dijelaskan 2 kali dalam dalam tulisan Panin Dana Maksima, Prima, Ultima, dan Syariah Saham dan Mengenal Panin Dana Infrastruktur Bertumbuh. Untuk Panin Dana Teladan sendiri, tadinya merupakan reksa dana saham yang dikhususkan untuk 1 investor institusi. Seiring dengan perkembangan, reksa dana ini kemudian dibuka untuk umum. Sama-sama dijalankan oleh manajer investasi di Panin Asset Management, bedanya di Panin Dana Teladan adalah sebagian dari management fee reksa dana tersebut didedikasikan untuk pengembangan dunia pendidikan. Jadi Panin Dana Teladan bisa dimasukkan dalam kategori endowment fund atau reksa dana yang bertujuan sosial.

Mengapa sama-sama reksa dana saham dari Manajer Investasi yang sama namun kinerjanya berbeda? Mengapa reksa dana yang tadinya bagus di tahun lalu menjadi tidak bagus di tahun ini?

Sebagai gambaran, berikut ini adalah perbandingan kinerja reksa dana saham di tahun 2015 dan year to date hingga 29 Juli 2016.

Kinerja Reksa Dana Saham 2015 dan YTD Juli 2016 Read more…

Bagaimana Cara Manajer Investasi Melakukan Asset Allocation ?

May 5th, 2016 2 comments

Aset Alokasi Saham

Lebih dari 20 tahun yang lalu, 3 orang akademisi yaitu Gary P. Brinson, L. Randolph Hood dan Gilbert L. Beebower (BHB) menerbitkan suatu publikasi manajemen portofolio yang dijadikan sebagai rujukan dalam berbagai buku keuangan hingga sekarang. Judul publikasi tersebut yaitu “Determinant of Portfolio Performance”.

Dalam publikasi itu disebutkan bahwa secara umum para Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan dana menggunakan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Menentukan jenis kelas aset (asset class) yang akan dimasukkan atau dikeluarkan dalam portofolio
  2. Menentukan apakah akan normal, over atau underweight pada masing-masing kelas dalam portofolio*, proses ini disebut dengan Policy atau Asset Allocation
  3. Secara strategis melakukan penyesuaian dalam pengelolaan portofolio dibandingkan kebijakan yang telah ditetapkan untuk mencoba mendapatkan excess return dari fluktuasi harga jangka pendek atau dikenal dengan sebutan Market Timing
  4. Memilih secara selektif saham atau obligasi dalam masing-masing kelas aset untuk mendapatkan tingkat keuntungan yang superior, proses ini disebut dengan Security Selection.

*Yang dimaksud dengan normal, over dan underweight adalah komposisi saham / obligasi dari portofolio investasi terhadap pasar. Misalkan dalam IHSG, komposisi dari saham Astra adalah 10%, maka suatu reksa dana dikatakan normal weighted apabila komposisi Astra dalam portofolionya adalah 10%, jika di atas 10% disebut overweight dan jika dibawah 10% disebut underweight.

Penelitian tersebut bermaksud untuk mencari tahu, dalam konteks melakukan pengelolaan dana, langkah manakah yang paling berpengaruh terhadap kinerja manajer investasi? Apakah Asset Allocation, Market Timing atau Security Selection ? Berdasarkan yang dilakukan oleh BHB, disebutkan bahwa 93.6% kinerja pengelolaan ditentukan oleh Asset Allocation, sisanya yaitu 6.4% ditentukan oleh Market Timing, Security Selection dan Lainnya (Faktor lainnya atau other, biasanya selalu terdapat dalam perhitungan statistik).

Dalam perjalanannya, riset ini mendapat banyak tanggapan baik yang bersifat pro dan kontra. Ada juga penelitian serupa yang dilakukan terhadap reksa dana saham dan mendapatkan hasil dimana ternyata pengaruhnya tidak sampai sebesar 93%, tapi berkisar antara 30 – 70an%. Terlepas dari benar atau salahnya penelitian tersebut, Asset Allocation memang menjadi faktor penting bagi Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan reksa dana.

Tulisan kali ini tidak bermaksud mereproduksi penelitian di atas di Indonesia. Sebab ketika saya membaca jurnal aslinya, ada beberapa tahapan yang terus terang tidak begitu dimengerti. Selain itu, fokus dalam tulisan ini adalah memberikan gambaran kepada anda bagaimana langkah-langkah yang dilakukan oleh para Manajer Investasi dalam melakukan pengelolaan reksa dana. Dengan demikian, investor bisa lebih memahami proses yang terjadi dalam pengelolaan reksa dana. Read more…

Telah Terbit Buku – Seri Panduan Investasi : Reksa Dana Untuk Pemula

April 30th, 2016 No comments

Cover Reksa Dana Untuk Pemula

Teman2 dan para pembaca blog yang setia, mau saya informasikan bahwa telah terbit buku ketiga saya, Seri Panduan Investasi : Reksa Dana Untuk Pemula

Buku ini saya buat khusus bagi para calon investor reksa dana yang baru mau belajar untuk berinvestasi. Supaya lebih menarik, buku ini dibuat full colour dan juga setiap artikelnya dilengkapi dengan ilustrasi karikatur. Bagi yang berminat dapat membelinya di Toko Buku Gramedia terdekat. Harga untuk Toko Buku Gramedia di Jakarta adalah Rp 125.000.

Bagi yang mau membelinya langsung dari saya dapat dilakukan dengan cara klik Pesan Buku Reksa Dana Untuk Pemula

Bagi yang berminat untuk mengkoleksi buku saya sejak pertama juga bisa membelinya secara paket dengan harga lebih murah di Pesan Buku Rudiyanto

Buku ketiga ini sepenuhnya saya persembahkan bagi perkembangan literasi keuangan Indonesia. Untuk itu, versi online dari buku ini saya sediakan secara gratis di www.ReksaDanaUntukPemula.com.

Bagi yang mau membeli buku ini untuk dikoleksi atau diberikan kepada orang lain silakan, bagi yang mau membacanya secara gratis juga silakan.

Semoga bermanfaat.

Bagian Belakang Buku

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Update Maret www.ReksaDanaUntukPemula.com

April 1st, 2016 No comments
Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Update Februari: www.ReksaDanaUntukPemula.com

February 19th, 2016 5 comments

Reksa Dana Untuk Pemula - Small

 

Buat anda yang merasa masih pemula dan merasa pembahasan di blog ini sudah terlalu advance, bisa membaca blog terbaru saya yang memang saya dedikasikan untuk para pemula dalam investais reksa dana. Berikut tambahan artikel saya selama bulan Februari

Selengkapnya klik www.ReksaDanaUntukPemula.com

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Blog Baru Saya : reksadanauntukpemula.com

January 25th, 2016 2 comments

Reksa Dana Untuk Pemula - Small

 

Buat para pembaca yang masih awam tentang reksa dana, bisa mengikuti blog baru saya di www.reksadanauntukpemula.com.

Pembahasan di situs ini dibuat lebih sederhana dan dilengkapi dengan ilustrasi untuk membantu pemahaman bagi investor yang masih benar-benar pemula. Per 25 Januari 2016 sudah ada 7 artikel yang saya update antara lain :

  1. Apa itu Reksa Dana ?
  2. Reksa Dana : Pahami, Nikmati
  3. Memilih Reksa Dana Sesuai Tujuan Investasi
  4. Sehat Keuangan Dahulu, Investasi Reksa Dana Kemudian
  5. Bank Kustodian, Manajer Investasi dan Agen Penjual
  6. Mana Yang Lebih Prioritas : Dana Darurat atau Investasi Reksa Dana ?
  7. Mana Yang Lebih Darurat : Asuransi atau Investasi Reksa Dana ?

Jika ada pertanyaan atau hal yang kurang jelas juga bisa bertanya atau berdiskusi di blog baru tersebut.

Terima kasih

Categories: Belajar Reksa Dana, Lain-lain Tags:

Mengenal Jenis Reksa Dana Syariah Yang Baru

November 26th, 2015 2 comments

Reksa Dana Syariah

Beberapa waktu yang lalu saya diminta tanggapan dari salah seorang wartawan harian ekonomi mengenai Reksa Dana Syariah Berbasis Sukuk terkait dengan peraturan tentang reksa dana syariah yang baru terbit. Terus terang waktu itu saya masih agak kebingungan. Sebab setahu saya selama ini reksa dana syariah itu biasanya adalah reksa dana konvensional yang dibuat versi syariahnya. Ternyata setelah membaca peraturan lebih lanjut, ternyata reksa dana syariah di Indonesia dalam peraturan tersebut memiliki beberapa variasi baru yang berbeda dibandingkan sebelumnya.

Secara spesifik ketentuan tersebut di atur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan NOMOR 19 /POJK.04/2015 Tentang Penerbitan Dan Persyaratan Reksa Dana Syariah. Berdasarkan ketentuan yang baru ini, jenis reksa dana syariah antara lain :

  1. Reksa Dana Syariah Pasar Uang;
  2. Reksa Dana Syariah Pendapatan Tetap;
  3. Reksa Dana Syariah Saham;
  4. Reksa Dana Syariah Campuran;
  5. Reksa Dana Syariah Terproteksi;
  6. Reksa Dana Syariah Indeks;
  7. Reksa Dana Syariah Berbasis Efek Syariah Luar Negeri;
  8. Reksa Dana Syariah Berbasis Sukuk;
  9. Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif yang Unit Penyertaannya diperdagangkan di Bursa; dan
  10. Reksa Dana Syariah Berbentuk Kontrak Investasi Kolektif Penyertaan Terbatas.

Dari ke 10 variasi reksa dana syariah tersebut, tipe ke 7 dan 8 merupakan tipe yang benar-benar baru. Dalam hal ini saya memberikan apresiasi positif kepada OJK karena saat ini reksa dana syariah bukan lagi reksa dana konvensional yang “disyariahkan”. Selain itu, terdapat juga beberapa pasal yang membuat reksa dana syariah memiliki keunggulan dibandingkan reksa dana konvensional. Berikut pembahasannya: Read more…

Evaluasi Reksa Dana Berdasarkan Umur dan Harga NAB/Up

November 16th, 2015 6 comments

Analisa Reksa Dana

Pada suatu event yang diselenggarakan oleh Panin Asset Management, ada seorang peserta yang bertanya kepada saya. Pertanyaannya, kurang lebih sebagai berikut :

“Pak, saya sudah memantau reksa dana Panin selama bertahun-tahun. Menurut saya, Panin Dana Teladan lebih baik daripada Panin Dana Ultima. Buktinya, Ultima sudah terbit dari tahun 2014 harganya kurang dari 1000 tidak jauh beda dengan Teladan yang baru terbit tahun ini”

Sebenarnya jika anda memperhatikan reksa dana saham di Panin Asset Management, fenomena yang sama juga terjadi pada Panin Dana Syariah Saham dan Panin Dana Ultima. Usia Panin Danin Dana Syariah Saham lebih panjang karena terbit dari tahun 2012, tapi harganya tidak berbeda jauh dengan Panin Dana Ultima. Jika di teliti lebih jauh di www.infovesta.com, sebenarnya contoh-contoh seperti ini juga bisa ditemui dengan mudah. Ada reksa dana saham yang usianya sudah sekian tahun tapi harganya tidak berbeda dengan reksa dana yang baru terbit 1-2 tahun saja.

Sebagai contoh, berikut ini adalah screen capture kinerja reksa dana Panin Dana Ultima dan Panin Dana Syariah Saham dari www.panin-am.co.id per tanggal 13 November 2015

Syariah Saham

Panin Dana Ultima

Pertanyaannya, apakah baik buruknya kinerja reksa dana bisa ditentukan berdasarkan usia dan harga NAB/Upnya ? Read more…

%d bloggers like this: