Archive

Author Archive

Memahami Investasi Reksa Dana Syariah

July 29th, 2012 32 comments

Apa kabar pembaca yang terhormat? Semoga bahagia dan sehat selalu. Dan selamat menunaikan ibadah puasa bagi umat yang menjalankannya.

Dalam tulisan ini, saya ingin berbagi pandangan saya terhadap investasi berbasis Syariah. Dalam 1 tahun terakhir ini, pemerintah kita aktif mempromosikan investasi berbasis syariah. Segala investasi dan bidang usaha berbasis syariah mulai bermunculan seperti:

  • Mulai dari Daftar Efek Syariah yang diterbitkan secara berkala
  • Adanya ORI versi Syariah yaitu Sukuk Negara Ritel yang sudah mencapai seri ke 4
  • Semakin banyaknya versi reksa dana berbasis Syariah yang diterbitkan
  • Adanya Online Trading versi Syariah yang membatasi transaksi margin dan daftar saham yang ditawarkan
  • Pemberian / Pemeringkatan Reksa Dana yang terdiri dari 2 versi yaitu Reksa Dana Konvensional dan Reksa Dana Syariah
  • Bank, Asuransi, Multifinance bahkan Pegadaian Syariah bermunculan

Hal ini menunjukkan bahwa model bisnis berbasis Syariah sesuai dengan perkembangan perekonomian dunia saat ini dan memiliki potensi untuk berkembang pesat di Indonesia. Dalam tulisan kali ini saya ingin berfokus pada Investasi reksa dana yang berbasis Syariah. Apa saja yang harus diketahui investor sebelum berinvestasi pada reksa dana jenis ini?

Read more…

Unit Link Vs Investment Link

July 24th, 2012 36 comments

Kalau Unit Link Vs Reksa Dana tentu sudah sering dibahas dalam berbagai forum, media, baik yang online maupun yang media cetak. Umumnya, para investor akan lebih disarankan untuk membeli investasi dan proteksi secara terpisah untuk memaksimalkan fungsi investasi dan proteksi. Namun di satu sisi, umumnya unit link menawarkan manfaat rider dan perlindungan asuransi yang komplit. Oleh karena itu, hingga saat ini, masih sulit untuk mengatakan Unit Link atau Reksa Dana + Asuransi mana yang lebih baik, banyak pendapat pro kontra yang beredar.

Seiring dengan perkembangan Zaman, Manajer Investasi dan para pelaku dalam industri reksa dana juga semakin kreatif. Daripada terjebak pada argumentasi mana yang lebih baik, sebagian Manajer Investasi berusaha mengembangkan produk baru untuk memaksimalkan manfaat investasi dan proteksi bagi calon investor. Sehingga berkembanglah yang disebut dengan Investment Link. Dimana Investment Link (kata yang saya karang sendiri) ini saya artikan sebagai Reksa Dana yang memberikan Manfaat Asuransi. Seperti apa Investment Link yang bagus dan apa tantangan untuk produk Investment Link di Indonesia?

Dalam kesempatan ini saya juga ingin mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada umat yang menjalankannya. Mohon maaf Lahir dan Batin.

Read more…

Nasional vs Internasional, Reksa Dana Mana Yang Lebih Jago?

July 6th, 2012 6 comments

Dalam investasi, suka tidak suka, terkadang kita menggunakan aksi yang dilakukan oleh investor asing sebagai acuan. Logikanya dengan dana kelolaan yang besar, apa yang dilakukan oleh mereka, memiliki dampak besar pada investasi Indonesia. Dan secara korelasi, memang benar, pergerakan aliran asing memiliki korelasi yang cukup kuat dengan IHSG yaitu sekitar 0.78.

Berdasarkan fakta ini, saya sendiri tertarik untuk mengetahui lebih jauh, jika memang asing memiliki pengaruh yang sedemikian besarnya, tentu kinerjanya, dalam hal ini pengelolaan reksa dana termasuk yang hebat juga. Untuk itu, saya melakukan penelitian kecil dengan membandingkan kinerja reksa dana yang dikelola oleh Manajer Internasional dibandingkan dengan Manajer Investasi Nasional. Hasilnya cukup mengejutkan….

Read more…

Strategi Income Investing 3 : Dividend Yield Saham Setara Deposito

June 28th, 2012 15 comments

Ketika bursa mengalami penurunan, sebetulnya waktu tersebut adalah waktu yang tepat untuk membeli saham atau reksa dana saham. Permasalahannya, terkadang investor sudah ketakutan terlebih dahulu. Ketakutan yang umum adalah kekhawatiran bahwa harga masih akan terus terun sehingga menunda melakukan investasi. Dalam konteks investasi saham, sebetulnya ada strategi investasi alternatif untuk mengatasi ketakutan tersebut. Caranya adalah dengan membeli saham tersebut ketika dividend yield sudah mencapai tingkat yang sama atau kalau bisa lebih tinggi daripada deposito.

Asumsinya kalaupun harga saham terus turun, besaran dividend yield sudah setara dengan deposito, Jadi didiamkan saja sudah seperti investasi deposito. Kalau misalnya di masa mendatang harga naik karena siklus berbalik, keuntungannya dobel, dari dividen dan kenaikan harga. Jika investasi diibaratkan berenang mengarungi lautan ketidakpastian, strategi income investing mempersiapkan pelampung bagi investor. Pelampung ini memberikan pengamanan karena memberikan tingkat returnnya minimal deposito.

Yang menjadi masalah adalah bagaimana cara menemukan saham dengan kriteria tersebut? Pada artikel bagian ketiga ini, saya akan mengkombinasikan pengetahuan yang sudah kita dapatkan dari Strategi Income Investing 1 dan Strategi Income Investing 2 beserta contoh nyatanya. Read more…

Categories: Saham, Strategi Investasi Tags:

Strategi Investasi Income Investing (2)… Mengenal Dividend Yield

June 20th, 2012 1 comment

Pada artikel sebelumnya tentang income investing, dijelaskan bahwa ada salah satu alternatif strategi yang bisa digunakan oleh investor saham untuk berinvestasi secara konservatif di bursa saham. Caranya adalah dengan membeli saham yang secara konsisten membagi dividen dan berharap dari pendapatan dividen tersebut. Fluktuasi harga dianggap sebagai faktor sampingan. Artinya jika turun, kita tidak perlu pusing karena yang diharapkan adalah dividennya, jika harganya naik anggap saja sebagai bonus tambahan. Dengan demikian, kecuali perusahaan tersebut bangkrut, kita tidak perlu lagi khawatir dengan fluktuasi harga di bursa. Sebab terkadang harga saham di bursa bisa bergerak amat berbeda dengan kinerja fundamental perusahaan maupun ekonomi makro suatu negara.

Nah, jika anda tertarik untuk melakukan strategi ini, maka ada satu istilah yang harus anda ketahui yaitu dividend yield. Dengan mengetahui dividend yield ini, anda bisa menentukan saham apa yang cocok untuk menjalankan strategi investasi ini. Jika Investasi dianggap sebagai pohon duit, maka Dividend Yield adalah berapa persen bunga yang dihasilkan setiap tahunnya. Dalam tulisan kali ini, saya menggunakan contoh saham Astra Internasional (ASII), melanjutkan contoh pada tulisan saya sebelumnya. Seperti apakah hasilnya? Dan apakah strategi ini cukup menguntungkan untuk dijalankan?

Read more…

Categories: Analisis Instrumen Saham, Saham Tags:

Mencermati Aliran Dana Asing dan IHSG (Lagi)

June 9th, 2012 6 comments

IHSG dan Saham kembali membuktikan dirinya sebagai instrumen yang High Risk. Setelah mencapai titik tertinggi dalam sejarah yang baru, hanya dalam 1 bulan (Mei 2012), harga saham kembali terkoreksi dengan dalam bahkan lebih rendah dibandingkan harga penutupan akhir tahun sebelumnya dan Indonesia merupakan bursa dengan penurunan paling parah dibandingkan negara lainnya. Namun entah memang diluar dugaan, atau memang sudah diduga sebelumnya IHSG rebound dengan cepat. Hanya dalam waktu 2 hari, naik lebih dari 5%, bukan tidak mungkin akan kembali ke level 4000 dalam waktu dekat. Sebetulnya apa yang terjadi? Apakah dana asing yang keluar sudah berbalik masuk? Apakah sudah ada penyelesaian dalam krisis Eropa? Atau yang terkadang pertanyaan ini sering muncul dalam benak saya – “Apakah Dunia Berubah Dalam 2 Hari?”

Untuk menjawab pertanyaan di atas, saya mencoba mencari beberapa informasi indikator ekonomi yang saya anggap reliabel. Ada 2 fakta menarik yang saya temukan…

Read more…

Categories: Pendapat Tentang Makro Ekonomi Tags: