Archive

Author Archive

Efek Penguatan Dolar Terhadap Emas, Properti dan Reksa Dana (2)

September 29th, 2013 6 comments

Melanjutkan tulisan beberapa minggu sebelumnya tentang membahas secara spesifik pengaruhnya terhadap emas, maka pada tulisan ini saya ingin membahas tentang pengaruh dari penguatan dolar terhadap properti. Harus diakui memang bahwa saya bukan ahli properti, dan dalam rentang waktu tulisan pertama dan tulisan kedua ini sudah banyak yang terjadi. Mulai dari Tapering yang jadi, IHSG yang naik tinggi setelahnya dan turun beberapa hari ini, dolar yang tadinya kuat, sekarang sudah agak melemah meskipun masih tidak bisa dibilang lemah.

Bagaimana efeknya terhadap harga properti? semoga sharing kali ini dapat bermanfaat bagi anda semua.

Rumah dan Dollar Read more…

Rekomendasi Buku: Sukses Finansial Dengan Reksa Dana

September 19th, 2013 8 comments

20130919-210339.jpg

Teman2 dan para pembaca blog yang setia, biasanya saya memberikan rekomendasi tentang buku-buku yang bagus. Kali ini saya ingin memperkenalkan buku saya sendiri. Judulnya “Sukses Finansial Dengan Reksa Dana”.

Ada 2 versi yang tersedia yaitu Softcover yang dijual melalui Toko Buku Gramedia dan edisi terbatas dengan Hardcover + Program Excel yang bisa dipesan langsung melalui saya. Apabila anda tertarik dengan yang edisi terbatas, bisa memesan melalui Pesan Buku ini.

Categories: Referensi Buku Tags:

Feedback: Tapering QE tidak jadi, bagaimana pendapat anda?

September 19th, 2013 6 comments

Hari ini, IHSG dan bursa di seluruh dunia naik tinggi. Hal ini tidak lain dan tidak bukan disebabkan karena rencana Tapering Quantitative Easing atau pengurangan stimulus ke ekonomi yang dicanangkan sejak beberapa bulan yang lalu tidak jadi. Tidak hanya saham, obligasi dan emas juga mengalami kenaikan yang cukup tinggi. Nah, terkait hal ini bagaimana tanggapan anda?

  1. Boro-boro ditanggapin pak, dari kemarin saya ga tahu QE itu binatang apaan. Apalagi ada istilah Tapering lagi
  2. Peduli amat mau jadi ga jadi, yang penting IHSG naik dan saya cuan. Fokus saya cuman pada kinerja perusahaan Indonesia karena saya Value Investor.
  3. Wah ini kabar baik pak, karena itu berarti pasar modal akan terus menerus disuntik obat kuat dan IHSG akan kembali memecahkan rekor baru lagi
  4. Dalam jangka panjang sebetulnya ini berarti kurang baik, Sebab QE sejatinya adalah stimulus. Diberikan karena kondisi ekonomi suatu negara dinyatakan kurang bagus. Kalau terus ada, berarti ekonomi Amerika masih belum pulih dan bermasalah
  5. QE jadi ga jadi, yang penting adalah valuasinya. Sepanjang valuasi belum terlalu tinggi selalu ada kesempatan naik. Apalagi kemarin orang2 bereaksi berlebihan terhadap kondisi ekonomi Indonesia
  6. Ini konspirasi untuk meningkatkan kemakmuran ekonomi para investor emas yang kemarin sangkut di harga tinggi
  7. Pendapat lain2…

Demikian, seperti biasa, saya akan memberikan tanggapan saya  terhadap hal ini minggu depan.

Umpan Balik

Categories: Feedback Tags:

Efek Penguatan Dolar Terhadap Emas, Properti dan Reksa Dana (1)

September 18th, 2013 5 comments

Akhir-akhir ini saya sering keliling ke beberapa tempat membawakan seminar dengan topik Emas, Properti dan Reksa Dana. Mumpung sering dipakai, saya gunakan sekali lagi dalam artikel terbaru dalam posting kali ini. Bedanya hanya saya tambahkan kata Efek Penguatan Dolar di depannya saja.

Kata Penguatan Dollar tersebut juga sebenarnya masih dalam statuisasi perdebatan. Hal ini karena ada sebagian yang berpendapat bahwa Rupiah tidak sedang mengalami pelemahan, akan tetapi Dolar yang justru mengalami penguatan. Sebelum ada Harmonisasi pada Statuisasi penggunaan Istilah Kemakmuran Ekonomi ini, maka saya menggunakan istilah Penguatan Dollar. Mohon kondisi labil kosa kata ini bisa dimengerti oleh teman2 pembaca disini mengingat still young my age.

DollarMata uang Rupiah sendiri, jika dibandingkan dengan mata uang negara lain di Asia, merupakan mata uang dengan koreksi yang paling dalam. Jika setiap hari anda membaca koran yang isinya demikian, tentu sedikit banyak kita merasa khawatir juga. Bagaimana kira2 efeknya terhadap instrumen yang selama ini kita kenal yaitu emas, properti dan reksa dana? Saya akan mencoba membahasnya dari sudut pandang saya. Read more…

Seminar dan Talkshow di Medan

September 14th, 2013 3 comments

Teman2, saya kembali menyambangi Kota Medan. Kali ini saya akan membawakan seminar dengan topik Investasi, Reksa Dana, Emas atau Properti ya? di Medan.

Bagi yang berlokasi disini bisa langsung datang, terima kasih.

Seminar ini juga sangat berkesan krn merupakan seminar pertama yang dibawakan secara billingual yaitu Bahasa Indonesia dan Bahasa Mandarin karena dihadiri peserta dari Indonesia, Malaysia dan Brunai. Untuk materi dalam bahasa Mandarin saya dibantu oleh kepala Panin Sekuritas cabang Medan yaitu Pak Darmin.

Dokumentasi Acara Read more…

Categories: Talkshow dan Seminar Tags:

My Experience With Unit Link

September 12th, 2013 75 comments

Pada artikel sebelumnya saya meminta tanggapan teman2 mengenai produk Unit Link. Sebab antara asuransi dan investasi murni atau Unit Link selalu menjadi pertanyaan dan perdebatan yang hangat mengenai apakah itu sebaiknya dipisah atau digabung. Sebagai seseorang yang berkarir di bidang pasar modal dan memasarkan produk investasi murni tentu apapun pendapat saya mengandung yang namanya conflict of interest. Oleh karena itu, saya akan mencoba untuk membahasnya dengan sharing pengalaman saya sendiri daripada berpendapat apakah ini sebaiknya dipisah atau digabung.

Sebab sama seperti teman2 disini, saya juga pernah ditawari secara gencar oleh agen asuransi. Dan pada kenyataannya saya juga memiliki produk yang anda sebut dengan nama unit link tersebut. Tertarik? Silakan ikut cerita ini lebih lanjut

Read more…

Categories: Lain-lain Tags:

Feedback : Apakah anda pernah merasa “Terlanjur Beli Unit Link?”

September 6th, 2013 61 comments

Apa kabar teman2 semua, mudah2an mood anda tidak seperti pergerakan IHSG beberapa hari ini yang Angot2an.

Walau tidak sering, tapi saya cukup banyak mendapat pertanyaan dari teman2 pembaca ataupun peserta seminar saat melakukan interaksi langsung di sesi tanya jawab. Hampir di setiap kesempatan, selalu muncul pertanyaan seperti ini “Pak, saya punya unit link dari asuransi xx. Menurut bapak, apakah sebaiknya unit link ini dilanjutkan atau tidak”. Dalam hati saya, pertanyaan seperti ini biasanya muncul dari orang yang merasa “terlanjur” membeli sesuatu dan baru menyadari sebetulnya dia tidak terlalu membutuhkan produk tersebut atau merasa ada produk lain yang lebih baik.

Nah, yang ingin saya minta pendapat teman2 disini, apakah anda juga masuk dalam kategori orang yang “terlanjur” tersebut? Dan apa apakah yang anda atau rencana akan lakukan?

  1. Saya tetap akan melanjutkan program unit link tersebut, sayang sudah bayar xx tahun. Mending diteruskan sampai habis masa programnya
  2. Justru unit link itu penting, karena saya sendiri tidak ada jaminan asuransi kesehatan yang memadai dari kantor untuk saya dan keluarga
  3. Saya menyesal kemarin membeli unit link karena tergiur dengan hasil investasinya. Daripada dana yang saya rencana mau digunakan untuk tujuan keuangan sedikit, mending saya tutup sekarang dan investasi reksa dana saja
  4. Yah, memang terlanjur beli, tapi yang jualan masih teman atau saudara sih, jadi agak segan untuk menutupnya. Diteruskan saja, wong masih sanggup
  5. Siapa bilang beli unit link itu terlanjur, saya sudah beli beberapa tahun dan saya puas dengan proteksi dan hasil investasinya. Malahan mau saya tambah lagi.
  6. Ataukah ada pendapat2 yang lain…

Semua masukan silakan disampaikan disini, nantinya saya juga akan sharing pengalaman saya dan keluarga dengan produk unit link ini.

Categories: Feedback Tags:

Apakah Sekarang Saat Yang Tepat Untuk Berinvestasi Di Saham?

August 28th, 2013 12 comments

Pada artikel jajak pendapat sebelumnya, saya membuat pertanyaan mengenai pandangan teman2 terhadap kondisi bursa penurunan bursa terakhir. Tidak disangka, IHSG terus menerus melanjutkan tren penurunan dan sekarang sudah berada di bawah level 4000. Jika hari ini adalah 31 Desember 2013, maka sudah pasti beberapa analisa dan prediksi saya mengenai bahwa IHSG tidak akan jatuh terlalu dalam dan target IHSG mungkin akan berkisar antara 5000 – 5500 di tahun ini menjadi SALAH BESAR.

Pada akhir artikel jajak pendapat, saya juga berjanji akan melakukan kajian dan riset baru kemudian akan menyampaikan tanggapan saya sendiri. Sebetulnya saya mau membuat riset tersebut dengan data akhir Agustus, namun karena sudah tinggal beberapa hari lagi dan IHSG juga turun dalam, maka saya membuat data berdasarkan data IHSG 27 Agustus dengan tanggal tersebut adalah akhir Agustus. Saya juga membuat suatu analisa untuk melihat seberapa besar peluang IHSG akan mencapai target yang saya sebutkan di atas. Semoga riset ini bermanfaat bagi anda. Read more…

%d bloggers like this: