Archive

Author Archive

Persiapan Menjadi Investor Reksa Dana 2013

January 25th, 2013 52 comments

Ada banyak label untuk tahun 2013 ini. Ada yang menyebutnya sebagai tahun politik, tahun yang berat bagi pengusaha, tahun kenaikan tarif listrik, sampai sempat diusulkan supaya disebut tahun 2012A karena angka 13 dianggap angka sial dalam kebudayaan tertentu. Bagaimana tahun 2013 bagi investor reksa dana?

Jika dilihat dari sudut pandang kondisi pasar, permulaan IHSG tahun 2013 yang dimulai dari pemecahan rekor baru hingga koreksi yang terjadi satu minggu setelahnya. Hal ini mengindikasikan bahwa volatilitas akan tetap tinggi pada tahun ini. Belum lagi gonjang ganjing politik untuk menyongsong PEMILU dan Pilpres 2014.

Di sisi lain, Manajer Investasi dan Bank Agen Penjual semakin gencar dalam melakukan pemasaran produk reksa dana. Ada yang menerbitkan produk baru dengan karakteristik dan fitur-fitur yang berbeda. Ada pula yang meningkatkan layanan dengan memperbanyak jumlah cabang, jumlah agen penjual dan memberikan layanan online. Belum lagi para perencana keuangan juga aktif menyerukan reksa dana sebagai alternatif produk investasi. Alhasil, meski kondisi pasar masih fluktuatif, jumlah investor terus meningkat dari tahun ke tahun.

Meningkatnya antusiasme masyarakat untuk menjadi investor reksa dana merupakan suatu hal baik yang harus disyukuri. Namun bagaimanapun reksa dana adalah suatu instrumen investasi dan ketika melakukan investasi, investor dan calon investor harus memahami peraturan, tata cara dan risiko yang terkandung dalam kegiatan tersebut. Sehubungan tersebut, berikut ini adalah beberapa hal yang sebaiknya diketahui oleh investor agar semakin siap untuk menjadi investor reksa dana di 2013. Read more…

Studi Kasus: Keputusan Jual Beli Obligasi

January 18th, 2013 No comments

Sehubungan dengan adanya pertanyaan dari salah satu pembaca blog ini, yaitu bapak Syamsir Alam tentang apakah sebaiknya obligasi yang dimiliki saat ini dijual untuk diganti dengan obligasi yang baru, saya merasa kasus ini cukup menarik sehingga saya membahasnya secara tersendiri. Sebagai informasi, pertanyaannya adalah sebagai berikut (dalam 2 kesempatan)

Pak Rudi yth, saya mempunyai FR 040 jatuh tempo 25 Sept 2025 coupon 11% harga 144,5%, ytm 5,946%, mana yg lebih bagus sekarang (dengan mengabaikan risiko gagal bayar), saya tetap memegang FR ini atau menjualnya/menggantinya dgn obligasi corporate dgn ytm yg lebih besar, dan apa pertimbangannya? mohon bantuannya, sebelumnya diucapkan terima kasih – (Koreksi harusnya FR040 jatuh temponya 15 September 2025)

saya beli diharga 99,25 tgl 27-8-2009, harga diatas adalah harga saat ini, target returnnya ndak ada, akan diganti dengan obligasi Bank Nagari harga saat ini 106,25, kupon 9,875 ytm 7,52 jatuh tempo 13-1-2016, tersedia di pasar, dapat fasilitas bebas pajak, terima kasih atas pertimbangannya

Bagi anda yang berprofesi sebagai analis, Manajer Investasi, Divisi Investasi ataupun individu biasa yang tertarik dengan keuangan dan investasi, tentunya juga dapat membuat analisa versi anda tersendiri. Nanti hasil analisa kita selanjutnya diperbandingkan. Siapa tahu solusi yang anda berikan ternyata lebih baik?

Read more…

PEMILU, Pilpres 2014 dan Pasar Modal Indonesia

January 16th, 2013 13 comments

Segera setelah nomor urut partai ditetapkan, tentu para pengurus Parpol sudah sibuk untuk bagaimana memenangkan PEMILU dan Pilpres 2014 nanti. Mulai dari mencari konsultan / lembaga survei politik, menyiapkan Capres dan Cawapres, Persiapan Kampanye, Persiapan No Urut calon legislatif dan berbagai lainnya. Saya sangat berharap para Parpol untuk mencatat dan mendokumentasikan apa yang mereka janjikan pada saat PEMILU untuk dilihat realisasinya seandainya terpilih nanti. Kegaduhan politik sebenarnya juga ikut berpengaruh terhadap pasar modal di Indonesia. Sebagian investor khawatir apabila PEMILU dan Pilpres yang akan diadakan pada tahun 2014 nanti memiliki dampak terhadap fluktuasi harga saham dan obligasi di bursa saham. Dalam kesempatan kali ini saya akan sharing sedikit mengenai statistik kinerja saham dan obligasi sebelum dan pada saat PEMILU. Semoga bisa memberikan masukan bagi anda semua..

Read more…

Categories: Pendapat Tentang Makro Ekonomi Tags:

Fiscal Cliff Jilid 2 dan Efeknya Terhadap Pasar Modal Indonesia

January 8th, 2013 5 comments

Dalam artikel sebelumnya, saya pernah membahas bagaimana efek Fiscal Cliff terhadap pasar modal Indonesia. Seperti yang telah kita ketahui, pemerintahan Amerika akhirnya bisa mencapai suatu kesepakatan meskipun hanya sifatnya sementara. Dari beberapa perkembangan terakhir yang saya baca di koran belakangan ini, sepertinya fiscal cliff masih belum akan berakhir. Pertanyaannya, apakah lanjutan dari cerita fiscal cliff ini nantinya hanya akan menjadi berita perkembangan Eropa yang sudah dilupakan orang atau akan menjadi faktor yang berpengaruh signifikan terhadap pergerakan bursa kita ke depannya?

Read more…

Categories: Pendapat Tentang Makro Ekonomi Tags:

Mengenal Lebih Dalam Return dan Risiko Investasi (2)

January 1st, 2013 52 comments

Selamat Tahun Baru 2013, semoga semua resolusi dan target yang anda susun pada tahun ini bisa tercapai semua.

Pada artikel sebelumnya tentang Risk and Return Investasi kita sudah belajar mengenai istilah Yield. Secara prinsip Yield lebih banyak digunakan dalam menggambarkan hasil pengembalian obligasi meskipun belakangan istilah Yield juga digunakan dalam saham yaitu Earning Yield. Dalam saham dan reksa dana, sekalipun jenis reksa dananya adalah reksa dana pendapatan tetap yang berisi obligasi, istilah yang digunakan untuk menggambarkan tingkat pengembalian adalah Return.

Mengapa digunakan Return ?

Istilah Yield lebih sering digunakan pada obligasi karena hasil dari obligasi berbentuk uang tambahan yang tidak mengurangi nilai pokoknya. Dalam investasi saham, memang terkadang ada pembagian dividen, namun bagi yang sudah berpengalaman, tentu sudah tahu bahwa pendapatan utama dari saham dihasilkan dari kenaikan harga. Karena keuntungan bisa berasal dari pembagian dividen dan juga dari kenaikan harga, maka berkembang istilah Return yang artinya “Pengembalian”. Kata pengembalian mencakup seluruh pendapatan investasi yaitu dari dividen dan selisih kenaikan harga.

Read more…

Mengenal Lebih Dalam Return dan Risk Investasi (1)

December 29th, 2012 8 comments

Apa kabar para pembaca yang terhormat? Tidak terasa sudah tinggal menghitung hari kita sudah memasuki tahun 2013. Dalam kesempatan saya ingin mengucapkan Selamat Tahun Baru 2013. Semoga tahun 2013 bisa menjadi tahun yang penuh berkat dan rahmat bagi kita semua. Semoga semua kenangan, pengalaman dan hal yang kita rasakan selama tahun 2012 bisa menjadi bekal untuk menjadi pribadi yang lebih baik pada tahun yang akan datang. Dan semoga Tuhan memberkati kita semua.

Dalam sharing kali ini, saya akan berbagi tentang Return dan Risiko Investasi. Belakangan saya melihat semakin banyak orang-orang yang mulai memberanikan diri menjadi investor baik itu investor reksa dana, saham, forex ataupun obligasi. Mengapa hal ini bisa terjadi? Ada 3 hal, Pertama karena meningkatnya taraf hidup. Dengan meningkatnya penghasilan, orang mulai berpikiran untuk menginvestasikan kelebihan dari penghasilannya. Kedua, meningkatnya biaya hidup. Dengan biaya hidup yang semakin mencekik leher sekarang ini (mengutip Ahok: Orang dengan Penghasilan Rp 20 juta tidak sanggup membeli Rumah di Jakarta), mau tidak mau dana yang ada harus berkembang lebih cepat sehingga mampu memenuhi kebutuhan nantinya. Ketiga, tingkat bunga deposito yang semakin menurun. Karena semakin tidak menarik, maka orang berusaha mencari alternatif instrumen yang lain agar mampu mendapatkan keuntungan yang lebih banyak.

Ketika ingin memulai menjadi investor, maka biasanya investor harus mempelajari potensi keuntungan yang dihasilkan baru kemudian potensi risiko yang mungkin akan dihadapi. Bahasa kerennya Return and Risk. Pembahasan kali ini saya akan berfokus pada Return terlebih dahulu. Dalam pasar modal, jika anda pelajari dari dasar, ada banyak sekali istilah yang menggambarkan apa atau berapa itu Return. Ada istilah Yield, Dividend Yield, Coupon Yield, Current Yield, Earning Yield, Return, Total Return, Annualized Return, Compounded Return, Return yang dihitung dengan metode Aritmatik, dan Return yang dihitung dengan metode Geometrik dan lain sebagainya. Memahami istilah2 tersebut akan memudahkan bagi kita ketika mau memutuskan menjadi investor.

Read more…