Home > Belajar Reksa Dana > Ini Alasan Untuk Mencairkan Dana Darurat

Ini Alasan Untuk Mencairkan Dana Darurat

Dalam teori pengelolaan keuangan, dana darurat adalah hal pertama yang harus disiapkan. Lebih penting dari asuransi, investasi, dana pensiun dan kebutuhan keuangan lainnya. Yang menjadi pertanyaan, kapan dan apa alasan yang tepat ketika untuk mencairkan dana darurat?

Untuk Anda yang masih awam, dana darurat adalah sejumlah uang yang bisa disimpan dalam produk keuangan minim risiko seperti tabungan, deposito, reksa dana pasar uang, atau emas yang digunakan untuk keperluan yang sifatnya sangat penting dan tidak terduga.

Idealnya dana darurat itu berkisar antara 3 – 12 bulan pengeluaran tergantung status lajang atau menikah dan jumlah anak. Semakin besar jumlah anggota keluarga, maka semakin besar pula dana darurat yang perlu disiapkan.

Misalkan pengeluaran (baca : bukan penghasilan) adalah Rp 5 juta per bulan, maka dana darurat adalah antara Rp 15 juta–Rp 60 juta. Besarnya menggunakan satuan bulan pengeluaran karena mempertimbangkan skenario terburuk di mana, pencari nafkah utama kehilangan pekerjaannya.

Waktu 3-12 bulan dapat digunakan sebagai waktu untuk mendapatkan pekerjaan kembali sebelum terpaksa harus berutang untuk kebutuhan hidup.

Meski demikian, dana darurat tidak semata-mata hanya bisa digunakan ketika pencari nafkah kehilangan pekerjaan saja. Dalam hidup ini, ada saja cobaan dan peristiwa yang dalam proses mengarunginya membutuhkan dana yang sifatnya di luar dugaan.

Berikut ini adalah “alasan” yang dapat dipertimbangkan sebagai alasan untuk menggunakan sebagian dana darurat.

Untuk lebih lengkapnya, silakan baca https://rudiyanto.blog/2019/06/10/ini-alasan-untuk-mencairkan-dana-darurat/

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:
  1. No comments yet.


%d bloggers like this: