Home > Belajar Reksa Dana, Perencanaan Investasi > Perencanaan Investasi Dengan Reksa Dana ? Do It Yourself…

Perencanaan Investasi Dengan Reksa Dana ? Do It Yourself…

ReksaDanaDIY

Pernah mendengar Do It Yourself atau bahasa kerennya disingkat dengan DIY? Menurut Wikipedia

Do it yourself, also known as DIY, is the method of building, modifying, or repairing something without the aid of experts or professionals. 

Dengan semakin berkembangnya teknologi informasi seperti internet dan youtube, hampir semua hal bisa anda peroleh cara kerjanya di internet. Mulai dari bagaimana membuat kue lapis sampai bagaimana ekonomi negara dengan segala kompleksitasnya bekerja. Kemajuan internet merambah di semua bidang termasuk juga bidang investasi reksa dana.

Perencanaan investasi merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan investasi reksa dana. Secara umum, kegiatan investasi dapat dibagi menjadi 3 tahapan yaitu perencanaan, eksekusi dan pemantauan. Apapun tujuan keuangan anda mulai dari merencanakan pendidikan anak, memberangkatkan keluarga ke tanah suci, hingga menjaga agar kekayaan anda tidak tergerus dengan inflasi tidak terlepas dari 3 tahapan tersebut.

Untuk bisa melakukan hal tersebut dengan baik, memang ada baiknya jika didampingi oleh tenaga ahli atau profesional seperti Perencana Keuangan yang bersertifikasi. Namun jika memiliki alat yang tepat sebetulnya kita juga dapat melakukannya sendiri. Memang, hasilnya belum tentu sama atau lebih baik jika dibandingkan jika ditemani oleh sang ahli, tapi setidaknya melalui proses pembelajaran kita bisa menjadi lebih baik dari hari ke hari.

Nah, dalam artikel kali ini saya ingin berbagi mengenai alat perencanaan investasi yang tersedia secara online dan cara kerjanya. Harapannya, setelah membaca artikel ini anda dapat melalukan perencanaan investasi secara DIY..

Biasanya pertanyaan pertama dari para investor adalah apakah alat ini gratis? Jawabannya tidak. Untuk bisa menggunakan alat tersebut anda harus merogoh kocek setidaknya Rp 100.000. Namun jangan khawatir, jumlah uang tersebut bukan digunakan untuk membayar penggunaan alat, tapi untuk mendaftar menjadi investor reksa dana di Panin Asset Management. Setelah itu, anda bisa meminta fasilitas log in di website www.panin-am.co.id. Semua fasilitas tersebut tersedia untuk para nasabah, baik dengan modal investasi mulai dari Rp 100.000

Saya akan memberikan panduan step by step sebagai berikut :

1. Masuk ke website www.panin-am.co.id

Log In di Website

2. Masukkan User ID dan Password

Apakah bisa mendapatkan user dan password jika belum memiliki akun? Jawabannya tidak bisa. User id dan password hanya diberikan kepada nasabah dengan syarat membuka rekening mulai dari Rp 100.000

Tombol registrasi yang berada di atas adalah tombol registrasi yang sekaligus juga untuk mengajukan diri sebagai nasabah. Jika diklik anda akan diarahkan untuk melakukan registrasi pembelian reksa dana secara online.

User Id dan Password

3. Tampilan Log In

Bagi anda yang sudah pernah menjadi nasabah dan melakukan log tentu sadar bahwa format ini tampilan berbeda dari yang biasanya. Memang benar, format ini baru saja di update. Fungsi yang lama tetap ada, ke depan akan terus ditambahkan fungsi-fungsi yang baru.

Tampilan Setelah Log In

4. Pilih Financial Planning

Pada bagian kanan, anda bisa klik tombol financial planning. Selanjutnya tampilan halaman anda akan berubah menjadi seperti contoh di samping. Jika anda belum pernah memasukkan sama sekali, maka pada tabel di tengah akan kosong semua.

Sebagai contoh, kali ini kita akan menggunakan contoh perencanaan pendidikan. Klik tombol + yang ada di ujung kanan sesuai rencana yang mau anda lakukan.

Financial Planning

 

5. Perencanaan Pendidikan Dengan Reksa Dana

Isilah sesuai dengan kondisi dan tujuan keuangan anda. Pengisian profil risiko tidak akan berdampak pada pilihan ataupun perhitungan anda.

Kapan Dana Diibutuhkan diisi dengan mengklik kotak yang ada di samping kanan. Hal ini merupakan pertanyaan penting karena kapan dana dibutuhkan menentukan jenis investasi dan asumsi return yang digunakan. Untuk selengkapnya anda bisa membaca artikel ini Membuat Perencanaan Investasi Sederhana

Nilai dana yang dibutuhkan adalah asumsi berapa nilai dana yang anda butuhkan “seandainya” saat ini juga pendidikan tersebut dijalankan. Karena dibutuhkannya tidak sekarang, maka disesuaikan dengan tingkat inflasi. Sebagai informasi tingkat inflasi di Indonesia berkisar antara 6  -10% per tahun

Setelah selesai, selanjutnya klik hitung untuk mengetahui berapa besarnya nilai kebutuhan pada saat dana tersebut dibutuhkan.

Dengan menggunakan contoh di bawah, tahapan perencanaan dari tujuan pendidikan adalah target memiliki dana Rp 1.071.794.405

Tahapan Eksekusi adalah memilih reksa dana dan mengetahui besaran nilai investasi yang harus di masukkan sekaligus.

Sebagai panduan sederhana : Tujuan keuangan < 1 tahun = Reksa Dana Pasar Uang dengan kisaran return 5-6% , 1 – 3 Tahun = Reksa Dana Pendapatan Tetap dengan kisaran  7 – 10%, 3 – 5 Tahun = Reksa Dana Campuran dengan kisaran 11% – 16%, > 5 Tahun = Reksa Dana Saham dengan kisaran 17 – 20%.

Yang sering menjadi pertanyaan adalah apakah periode dan return tersebut pasti? Jawabannya tidak. Dengan berinvestasi sesuai periode tersebut, maka akan mengurangi kemungkinan investor akan mengalami kerugian. Sebagai contoh, dengan berinvestasi dengan jangka waktu 3 tahun di reksa dana pendapatan tetap, mungkin saja investor akan mengalami kerugian pada tahun pertama, namun diharapkan pada tahun kedua dan ketiga sudah terjadi kenaikan sehingga secara total investor tidak mengalami kerugian. Namun tetap saja, dalam investasi tidak ada jaminan. Kemudian untuk kisaran return, merupakan rata-rata dari tingkat pengembalian secara historis. Pada kenyataannya, angka tersebut bisa lebih tinggi, lebih rendah, sama atau bahkan mengalami kinerja negatif.

Investasi lama adalah nilai investasi yang sudah dilakukan atau nilai pasar saat ini (jika ada), LS atau Lump Sum adalah metode investasi sekaligus, dan CA atau Cost Averaging adalah metode investasi berkala bulanan.

Dengan menggunakan contoh di bawah, untuk bisa mencapai dana pendidikan Rp 1 M dengan menggunakan Panin Dana Syariah Saham yang asumsinya 20% per tahun, dibutuhkan sekitar Rp 4,89 juta per bulan.

Perencanaan Pendidikan 8 Tahun

6. Pemantauan Rencana Investasi

Jika anda menekan tombol Check, pada bagian di bawah selanjutnya akan muncul dana yang harus dicapai agar investasi anda sesuai dengan target. Apabila jumlah tersebut lebih, maka anda bisa mempertimbangkan untuk melakukan profit taking. Namun ketika jumlah tersebut kurang, ada 2 pilihan yang bisa anda lakukan. Pertama, bandingkan dengan kinerja pasar secara keseluruhan, apakah kinerja pasar juga sedang tidak baik. Jika memang demikian, anda bisa meneruskan kegiatan investasi atau menambah investasi agar tetap sesuai dengan tujuan. Kedua, jika kondisi pasar sedang bagus, namun kinerja reksa dana anda sedang sangat buruk, bahkan berlawanan dengan arah pasar, maka anda bisa mempertimbangkan untuk memilih reksa dana yang lain.

Pemantuan tidak perlu dilakukan secara intens. 6 bulan, 1 tahun atau 2 tahun sekali masih bisa dikatakan wajar. Sebab supaya strategi Manajer Investasi dapat berjalan dengan baik, mereka juga membutuhkan waktu. Selain itu, terkadang pasar juga bisa tidak rasional. Sehingga strategi investasi yang sudah disusun dengan baik belum tentu menghasilkan kinerja yang baik pula dalam jangka pendek namun baru terlihat dalam jangka panjang.

Jika tombol Simpan diklik, maka secara perencanaan tersebut akan tersimpan pada fitur perencanaan keuangan anda.

Perencanaan Pendidikan 8 Tahun - Pemantauan Simpan

7. Summary dan Pemantauan Secara Keseluruhan

Jika anda memiliki beberapa rencana investasi, tampilan pada halaman financial planning adalah keseluruhan dari rencana anda.

Pada bagian atas terdapat tulisan dana sekarang yang berarti saldo dari seluruh reksa dana yang anda miliki saat ini. Dana yang harus dicapai adalah berdasarkan semua rencana anda, maka nilai saldo pada bulan yang bersangkutan adalah harus berapa Rp.Perencanaan Pendidikan 8 Tahun - Tampilan Summary

8. Variasi Perencanaan

Anda juga dapat melakukan variasi perencanaan. Sebagai contoh, katakanlah saat ini anda sudah memiliki Rp 50 juta pada reksa dana Panin Dana Unggulan dan program Autodebet Rp 1 juta pada Panin Dana Maksima.

Maka anda bisa memasukkan angka tersebut pada nilai investasi lama Panin Dana Unggulan dan Rp 1 juta pada Cost Averaging Panin Dana Maksima. Selanjutnya anda klik tombol CA pada Panin Dana Ultima untuk mengetahui berapa kekurangan autodebet yang harus anda lakukan. Jika angkanya 0, berarti dengan investasi yang anda miliki sekarang, sebetulnya nilainya sudah cukup. Jadi tidak perlu rencana tambahan lagi.Perencanaan Pendidikan 8 Tahun - Variasi

Demikian artikel kali ini, semoga selanjutnya anda sudah bisa DIY dalam melakukan perencanaan investasi.

Semoga artikel ini bermanfaat bagi anda.

Penyebutan produk investasi  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Semua data dan hasil pengolahan data diambil dari sumber yang dianggap terpercaya dan diolah dengan usaha terbaik. Meski demikian, penulis tidak menjamin kebenaran sumber data. Data dan hasil pengolahan data dapat berubah sewaktu-waktu tanpa adanya pemberitahuan. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Facebook : https://www.facebook.com/rudiyanto.blog

Twitter : https://twitter.com/Rudiyanto_zh

Sumber Gambar : Istockphoto dan Panin-AM

  1. roydava
    May 14th, 2015 at 11:14 | #1

    Dear pak rudi. .
    Saya umur 23 thun,saya mau ikut reksadana dan saya tidak mrngetahui apa itu reksadana dan apa untungnya,
    Dan dimana saya bisa belajar lebih jauh tentang reksadana,. .mohon pencerahannya. .terimakasih

  2. Rudiyanto
    May 15th, 2015 at 13:27 | #2

    @roydava
    Salam Roy,

    Untuk mengetahui apa itu reksa dana selain membaca artikel di blog ini, anda juga membaca buku Sukses Finansial Dengan Reksa Dana http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/pesanbuku/

    Semoga bermanfaat.

  3. sigit
    June 3rd, 2015 at 20:14 | #3

    Selamat malam pak rudy, saya mohon ijin bertanya…

    saya ada cash idle sekitar 35 juta dan tidak akan (belum) dipergunakan dalam jangka waktu sekitar 1 tahunan. Ijin minta saran apakah lebih baik dimasukkan dalam deposito atau reksadana pasar uang saja ya?

    Terimakasih pak rudy,
    salam…

  4. Rudiyanto
    June 4th, 2015 at 10:27 | #4

    @sigit
    Selamat Siang Pak Sigit,

    Boleh di dua-duanya pak. Silakan pilih mana yang paling nyaman dengan anda.
    Pertimbangannya Reksa Dana Pasar Uang bisa dicairkan kapan saja dengan bunga setara deposito, sementara kalau deposito baru bisa dicairkan waktu jatuh tempo. Jika dicairkan di tengah kemungkinan akan kena penalti.

    Semoga bermanfaat.

Comment pages
1 2 5020

 


%d bloggers like this: