Home > Perencanaan Investasi, Strategi Investasi > Panduan Mempersiapkan Pensiun Dengan Reksa Dana

Panduan Mempersiapkan Pensiun Dengan Reksa Dana

???????????????

Berapa biaya hidup yang wajar saat ini untuk sebuah keluarga di Indonesia? 5 juta? 10 juta? 15 juta? Atau lebih dari itu? Tahukah anda, dengan tingkat inflasi 6 – 8% per tahun, biaya hidup naik 2 kali lipat setiap 10 tahun. Jika hari ini juga anda pensiun, apakah anda sudah punya dana untuk mencukupi kebutuhan 10-20 tahun ke depannya?

Menyiapkan masa pensiun merupakan hal yang sangat penting. Pada generasi sekarang ini, sudah semakin jarang anak-anak yang mau tinggal dengan orang tuanya. Kebanyakan ingin mandiri dan membangun keluarga sendiri.

Permasalahannya untuk mandiri dibutuhkan biaya, dan hampir semua penghasilan yang diterima dihabiskan untuk membayar kredit rumah, kendaraan dan pendidikan anak. Ini belum dihitung penghasilan yang dihabiskan untuk gaya hidup seperti ngopi, gadget, konser, dan hobi-hobi “mahal” lainnya.

Jika bukan dari latar belakang pengusaha atau menduduki posisi tinggi di suatu perusahaan dengan tunjangan yang menarik, tentu agak sulit untuk mengharapkan anak membiayai kebutuhan pensiun orang tua nanti. Bukannya tidak mau, tapi untuk hidup mereka sendiri juga sudah sulit. Kalaupun dilakukan, bisa jadi impian mereka untuk memiliki rumah, kendaraan, pendidikan anak yang berkualitas akan semakin tertunda.

Pada titik ini, masyarakat harus sadar, bahwa masa tua itu harus dipersiapkan dan sebisa mungkin adalah kita sendiri yang harus mempersiapkannya. Jika nantinya ada anak / menantu / saudara yang membantu, anggaplah itu bonus. Pertanyaannya bagaimana cara menyiapkan rencana pensiun?

Pada dasarnya persiapan pensiun adalah menyiapkan sejumlah uang yang nilainya mencukupi kebutuhan selama masa pensiun nanti. Kebutuhan tersebut mencakup keperluan sehari-hari, biaya perawatan kesehatan dan juga tentunya pengeluaran untuk menikmati hidup seperti jalan-jalan, hobi dan lainnya.

Dalam mempersiapkan pensiun, ada 2 hal yang harus diperhatikan. Pertama, besaran nilai pensiun. Kedua, bagaimana cara kita akan memenuhi nilai tersebut. Untuk menentukan besaran pensiun, ada beberapa faktor yang diperhitungkan yaitu usia saat ini, nilai kebutuhan hidup per bulan / tahun, usia pensiun, masa pensiun, inflasi dan bunga deposito.

Sebagai contoh, katakanlah saat ini anda berusia 30 tahun dan sudah berkeluarga. Total kebutuhan hidup per bulan untuk keluarga yang “nyaman” adalah sekitar Rp 10 juta. Anda berencana pensiun di usia 55 tahun dan menikmati masa pensiun selama 20 tahun. Asumsi inflasi dan deposito masing-masing 6% dan 5% net.

Berdasarkan contoh kasus di atas, maka besaran nilai Pensiun agar pada saat usia 55 nanti, anda sekeluarga bisa menikmati gaya hidup setara Rp 10 juta saat ini adalah sekitar Rp 11,3 Miliar. Dana tersebut selanjutnya disimpan di deposito / tabungan yang bisa memberikan bunga 5% net per tahun, dan setiap bulan anda melakukan penarikan sesuai kebutuhan hidup yang disesuaikan dengan tingkat inflasi.

Sebagai gambaran, biaya hidup Rp 10 juta saat ini adalah kurang lebih sama dengan Rp 32 juta di usia 55 tahun nanti. Angka ini masih akan naik setiap tahunnya menyesuaikan dengan tingkat inflasi.

Setelah menentukan besaran nilai pensiun, maka langkah berikut adalah bagaimana mencapainya. Cara yang paling gampang adalah dengan menabung. Katakanlah jika anda menabung di bawah bantal selama 25 tahun dari usia 30 sampai 35, maka untuk bisa mendapatkan Rp 11,3 M, jumlah uang yang harus disisihkan adalah sekitar Rp 37,6 juta per bulan. Suatu angka yang fantastis, padahal kebutuhan hidupnya saja baru sekitar Rp 10 juta.

Jika mengandalkan tabungan / deposito yang bisa memberikan bunga bersih 5% per tahun, jumlah uang yang harus disisihkan per bulan adalah sekitar Rp 19 juta. Angka ini masih lebih besar dibandingkan kebutuhan hidup yang sebesar Rp 10 juta per bulan.

Dalam tahapan ini, jika kita tidak memiliki warisan yang besar atau aset yang banyak, maka sebaiknya kita mempertimbangkan untuk mengambil risiko. Salah satunya adalah dengan berinvestasi di reksa dana.

Mengapa disebut mengambil risiko? Sebab dengan berinvestasi, maka seseorang berpotensi mendapatkan tingkat keuntungan yang lebih besar daripada deposito / menabung, namun di satu sisi bisa mengalami kerugian jika nilai investasinya turun.

Reksa dana sendiri adalah salah satu instrumen investasi tersebut. Dengan memahami karakteristik produk tersebut, anda bisa menggunakan reksa dana sebagai salah satu sarana untuk mempersiapkan dana pensiun. Sebab secara historis, rata-rata kenaikan harga reksa dana dalam jangka panjang lebih tinggi dibandingkan deposito.

Ada beberapa jenis reksa dana, antara lain pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan saham. Tidak ada aturan tertulis yang menjelaskan jenis reksa dana apa yang cocok untuk tujuan persiapan pensiun, namun jenis reksa dana tersebut dapat disesuaikan dengan horizon investasi.

Yang dimaksud dengan horizon investasi adalah berapa lama investasi tersebut mau dilakukan. Jika hasil investasi mau “dipanen” kurang dari 1 tahun lagi, maka reksa dana yang cocok adalah reksa dana pasar uang. Jika antara 1 – 3 tahun, maka bisa menggunakan reksa dana pendapatan tetap, antara 3 – 5 tahun bisa menggunakan reksa dana campuran dan untuk > 5 tahun bisa menggunakan reksa dana saham.

Tentu, tidak ada jaminan anda pasti untung jika berinvestasi dalam jangka waktu tersebut, namun dengan berinvestasi minimal sesuai periode yang disarankan, kemungkinan anda mengalami kerugian lebih kecil dan kemungkinan tujuan anda tercapai lebih besar.

Dengan menggunakan contoh kasus di atas, maka jenis reksa dana saham adalah yang paling sesuai karena horizon investasinya selama 25 tahun. Adapun asumsi kenaikan dari reksa dana saham adalah sekitar 20%. Berdasarkan angka tersebut, maka untuk mendapatkan nilai Rp 11,3 miliar pada saat pensiun adalah sekitar Rp 1,8 juta.

Apabila persiapan pensiun dilakukan 5 tahun lebih cepat yaitu masih berusia 25 tahun, maka kebutuhan pensiun menjadi Rp 15,1 miliar karena tingkat inflasi. Namun karena masa persiapan yang lebih panjang yaitu 30 tahun (dari usia 25 ke 55), besaran nilai investasi per bulan yang dibutuhkan adalah Rp  960 rb.

Sebaliknya jika  persiapan pensiun dilakan 5 tahun lebih lambat yaitu pada saat berusia 35 tahun. Maka kebutuhan pensiun menjadi Rp 8,4 miliar. Sementara besaran investasi perbulan selama 20 tahun (usia 35 ke 55) adalah sebesar Rp 3,4 juta.

Gambaran lengkap tentang kebutuhan pensiun dan jumlah investasi yang diperlukan adalah sebagai berikut:

Persiapan sejak usia…

Kebutuhan pensiun

Besaran investasi per bulan

25

Rp 15,1 Miliar

Rp 960 ribu

30

Rp 11,3 Miliar

Rp 1,8 juta

35

Rp 8,4 Miliar

Rp 3,4 juta

40

Rp 6,3 Miliar

Rp 6,6 juta

45

Rp 4,7 Miliar

Rp 13,7 juta

50

Rp 3,5 Miliar

Rp 35,6 juta

*Kebutuhan Pensiun setara Rp 10 juta per bulan saat ini

**Usia Pensiun 55, Masa Pensiun 20 tahun, Inflasi 6%, Deposito 5% net

Pada tabel di atas, bisa dilihat bahwa mempersiapkan pensiun melalui investasi reksa dana sebaiknya dilakukan sebelum usia 35. Ketika berusia 40 ke atas, persiapan pensiun harus dilakukan dengan menyisihkan lebih dari 65% pengeluaran dalam sebulan. Jika pendapatannya tidak jauh di atas Rp 10 juta, tentu sulit untuk bisa mengganggarkan uang sejumlah tersebut.

Demikian, semoga artikel ini bermanfaat bagi persiapan pensiun anda.

Penyebutan produk investasi  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi

Sumber Gambar : Istockphoto

Sumber Data : www.panin-am.co.id, diolah

  1. Rudiyanto
    July 30th, 2014 at 21:48 | #1

    @maya rinawati
    Malam Ibu Maya,

    Sehubungan dengan pertanyaan anda:
    1. Mengenai reksa dana saham dari Panin Asset Management anda bisa melihat ulasannya di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2014/06/09/panin-dana-maksima-prima-syariah-saham-atau-ultima-pilih-mana-2/ Minimum investasinya adalah Rp 250.000 dan tergantung berapa gaya hidup yang kamu inginkan nanti sehingga nilai investasinya bisa menyesuaikan.
    Apakah sekarang adalah waktu yang tepat untuk membeli reksa dana? Itu pertanyaan yang tidak relavan, harusnya kamu buat rencana keuangan dulu dan cocokkan jenis reksa dana dengan lama waktu investasi.

    2. Itu terserah kepada yang bersangkutan. Mau gampang cukup di satu saja atau mau beli dari macam-macam untuk membandingkan. Yang jelas, jangan membeli reksa dana saham untuk kepentingan jangka pendek dan reksa dana pasar uang untuk kepentingan jangka panjang.

    Semoga bermanfaat.

  2. BONITA
    May 17th, 2016 at 08:21 | #2

    Dear pak rudianto
    Perkenalakan nama saya bonita , saya tinggal di kalteng sampit pak saya sangat tertarik dengan artikel bapak
    saya bertanya ,saat ini saya mencari asuransi pendidikan anak saya umur 1tahun , dan dana pensiun utk saya d umur 31dan suami, 32 tahun saat ini kami berdua kerja di salah perusahaan suwasta penghasilan lebih dr 10 juta , dan memiliki dana pensiun dari perusaahan. dan saya sudah 4 tahun yang lalu mendaftar dr sebuah asuransi axa mandiri, pak tolong berikan saya gambaran asuransi pendidikan apa yang baik buat anak yang kedua b agaiman saya mendaftar di reksada panin km masuk hitung kelas mana ? Terima kasih

  3. Rudiyanto
    May 17th, 2016 at 11:45 | #3

    @BONITA
    Selamat Siang Ibu Bonita,

    Salam kenal juga dan terima kasih sudah tertarik dengan artikelnya.

    Terkait dengan pertanyaan anda tentang asuransi pendidikan anak, boleh tahu, untuk apakah anda membeli asuransi pendidikan anak? Apakah untuk antisipasi seandainya terjadi sesuatu dengan anda atau untuk memenuhi biaya pendidikan kelak?

    Tentang cara mendaftar di reksa dana Panin AM, kita tidak ada pembagian kelas. Semua nasabah sepanjang persyaratannya komplit yaitu punya KTP dan Tabungan atas nama diri sendiri di Bank manapun kami terima. Untuk memudahkan proses transaksi autodebet, kami menyarankan agar salah satu dari tabungan tersebut adalah BCA, Bank Mandiri, BRI, Panin atau CIMB Niaga. Namun jika di luar tersebut juga tidak apa2.

    Mengenai cara pendaftarannya, mohon maaf saat ini cabang kami di Kalimantan baru adanya melalui Panin Sekuritas Pontianak di
    Gedung Bank Panin – Sidas
    Jl Sidas No 3, Lantai 3
    Pontianak 78121 – Indonesia
    Tel.: (62-561) 748 888
    Fax: (62-561) 767 300
    E-mail: pontianak@pans.co.id

    Namun jika masih jauh, anda bisa membelinya secara online dengan cara klik link ini http://www.panin-am.co.id/CustomerRegistrationIntro.aspx

    Untuk proses registrasinya, anda bisa bertanya ke cabang Pontianak atau Customer Service di cs@panin-am.co.id atau WhatApps Center di 081806990622 atau 081806990633

    Semoga bermanfaat

  4. fikri yusuf
    October 19th, 2016 at 18:40 | #4

    Selamat malam pak rudy.
    Nama saya fikri, umur saya sekarang baru 20 tahun. Sekarang saya sedang bekerja sebagai buruh pabrik, dengan penghasilan perbulan 4-7 juta. Saya sangat tertarik dan diingin berinvestasi untuk masa depan saya seperti biaya menikah, membeli rumah, dan lainnya. Menurut pak rudy, sebagai pemula, saya harus memilih produk investasi apa yang cocok untuk dan bagaimana langka pertama untuk memulai investasi. Mohon penjelasannya ya pak. Terimakasih pak rudy. Salam

  5. Rudiyanto
    November 2nd, 2016 at 15:43 | #5

    @fikri yusuf
    Selamat Siang Pak Fikri,

    Mohon maaf karena kesibukan saya baru bisa reply sekarang.
    Pertama saya ingin mengucapkan selamat karena dengan usia 20 tahun, bisa mendapatkan per bulan 4-7 juta itu tidak sedikit. Saya yakin dengan banyak kerja keras, doa dan amal ibadah semua tujuan keuangan anda bisa tercapai.

    Untuk memulai langkah mencapai tujuan keuangan melalui reksa dana pertama adalah menentukan berapa tahun tujuan tersebut harus tercapai. Contoh :
    1. Biaya menikah (calon kalau belum ada gpp, yang penting sudah uang untuk pesta, makan2, dan undangan sudah ada sehingga cukup di isi nama calon istri) – 8 tahun
    2. DP Rumah 8 tahun (untuk modal lamaran)

    Panduan yang digunakan adalah sebagai berikut :
    Tujuan 5 tahun = Reksa Dana Saham

    Kebetulan 2 tujuan anda adalah 8 tahun maka bisa menggunakan reksa dana saham. Karena ada 2 tujuan, bisa masing-masing 1 reksa dana sehingga memantaunya lebih mudah.

    Selanjutnya adalah menghitung besaran investasi yang dibutuhkan. Caranya bisa baca artikel ini http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2014/08/10/3-langkah-menjadi-investor-reksa-dana-bagi-pemula/

    Misalkan dari perhitungan tersebut didapatkan
    1. Biaya Menikah Rp 750.000 per bulan Reksa Dana Saham A
    2. Biaya DP Rumah Rp 750.000 per bulan Reksa Dana Saham B

    Anda tinggal melakukan hal tersebut dengan memilih reksa dana pada manajer investasi yang anda sukai.

    Sebagai referensi, untuk Panin Asset Management bisa anda kontak di
    cs@panin-am.co.id, WhatApps 081806990633
    Perhitungan perencanaan keuangan seperti itu bisa difasilitasi juga oleh tenaga pemasar disana.

    Semoga bermanfaat dan semoga tujuan keuangan anda bisa tercapai.

  6. Abu qalby
    November 21st, 2016 at 17:19 | #6

    Pak Rudi Yth.
    Kurang 7 tahun lagi saya pensiun. Usia saya saat ini 51 tahun. Apakah terlambat jika saya baru memulai berinvestasi dalam reksadana? Untuk persiapan pensiun 7 tahun ke depan, sebaiknya saya memilih reksadana apa?

  7. Rudiyanto
    November 24th, 2016 at 11:57 | #7

    @Abu qalby
    Salam Pak Abu,

    Dalam konteks investasi reksa dana, tidak ada kata terlambat. Yang lebih penting adalah jenis reksa dana dan tujuan keuangannya sesuai. Sebagai patokan :
    5 Tahun = Reksa Dana Saham

    Bisa juga untuk 2 – 4 tahun pertama investasi saham, kemudian di sisanya anda berinvestasi di reksa dana campuran atau pendapatan tetap untuk meminimalkan risiko.

    Yang lebih penting adalah dilakukan perhitungan, berapa harta dalam seperti tabungan, deposito, rumah, emas dan lainnya yang anda miliki sekarang, apakah cukup untuk kebutuhan pensiun ? Jika kurang, berapa yang harus ditambah? Berapa gaya hidup pada saat pensiun yang nyaman menurut anda? Dsbnya.

    Pilihan reksa dana dan besaran investasi akan disesuaikan dengan kondisi tersebut.

    Semoga bermanfaat.

Comment pages
1 2 4183

 


%d bloggers like this: