Home > Perencanaan Investasi, Riset Reksa Dana, Strategi Investasi > Berapa Lama Periode Investasi Berkala Yang Ideal?

Berapa Lama Periode Investasi Berkala Yang Ideal?

Data Angka Tahun

Metode investasi dengan cara berkala atau autodebet cukup banyak dikenal dan diterapkan investor reksa dana dalam 1-2 tahun terakhir ini. Meski tersedia berbagai jenis reksa dana, kebanyakan investor masih memilih reksa dana saham sebagai pilihan utama. Permasalahan terjadi ketika setelah 1-2 tahun berjalan, kebanyakan reksa dana saham tidak memberikan hasil yang diharapkan.

Memang kondisi pasar selama beberapa 2 tahun terakhir ini tidak terlalu menggembirakan untuk investor saham. Tahun 2012, return IHSG hanya 12,94% dan bahkan -0,98% pada tahun tahun 2013. Tentu bagi investor reksa dana saham yang memiliki ekspektasi 15 – 20% per tahun merasa kecewa. Sebagian besar investor memang masih tetap komitmen dengan investasi jangka panjang atau minimal 5 tahun.

Namun menjadi pertanyaan, bagaimana jika kondisi ini terus terjadi? Apakah investor harus tetap setia pada prinsip investasi yang menganjurkan bahwa investasi saham sebaiknya di atas 5 tahun, dengan harapan dalam periode tersebut hasil investasi akan menguntungkan?

Bukankah jangka waktu 5 tahun tersebut berlaku untuk investor yang berinvestasi secara sekaligus? Bagaimana dengan investor yang melakukan investasi berkala secara bulanan, apakah timeline 5 tahun ini masih tetap berlaku?

Berangkat dari pemikiran tersebut, saya mencoba mencari tahu, sebenarnya berapa lama periode investasi berkala yang ideal pada reksa dana saham? Apakah 1 tahun, 2 tahun, 3 tahun atau bahkan 10, 15 tahun? Penelitian dilakukan terhadap data IHSG dari Juli 1997 – Desember 2013.

Tahapan Penelitian yang digunakan adalah sebagai berikut

Langkah Pertama, yaitu data dan simulasi data. Informasi mengenai IHSG akhir bulan dari periode Juli 1997 – Desember 2013 diambil dari website Yahoo Finance. Selanjutnya dari data tersebut dilakukan simulasi investor melakukan investasi berkala pada IHSG.

Sebagai contoh, untuk periode 1 tahun, investasi berkala dilakukan setiap akhir bulan dari Januari 1998 hingga Desember 1998. Unit investasi yang terkumpul selama periode tersebut kemudian dijual pada Akhir Januari 1999. Simulasi dilakukan secara terus menerus dari Februari 1998 – Februari 1999 dan seterusnya hingga Desember 2012 – Desember 2013. Periode simulasi dibuat dari 1 tahun hingga 15 tahun. Setiap bulan diasumsikan investor berinvestasi sebesar Rp 1 juta dengan biaya masuk 0%.

Langkah Kedua yaitu membuat angka ekspektasi. Dalam melakukan perencanaan keuangan ataupun memberikan rekomendasi kepada pada investor, para penjual dan financial planner biasanya memberikan asumsi return pada reksa dana saham yang berkisar antara 15% – 20%. Yang dimaksud dengan angka ekspektasi adalah berapa Rupiah hasil investasi yang aktual apabila asumsi tersebut benar-benar terjadi.

Sebagai contoh dengan asumsi 20%, maka hasil investasi berkala sebesar 1 juta per bulan adalah sekitar Rp 13,26 juta untuk investasi berkala selama 1 tahun, Rp 29,18 juta untuk 2 tahun, dan Rp 48,28 juta untuk 3 tahun. Hasil investasi tersebut sudah termasuk modal pokok investor. Angka ekspektasi dihitung dengan metode Future Value Annuity dengan metode pembayaran di awal. Asumsi yang digunakan adalah 15% dan 20% dengan periode waktu antara 1 sampai 15 tahun.

Langkah terakhir, adalah membandingkan antara Hasil Simulasi dan Angka Ekspektasi serta menghitung Probabilitas Tujuan Tercapai. Sebagai contoh, misalkan dengan asumsi 20%, maka angka ekspektasi yang diharapkan dari investasi berkala selama 5 tahun adalah sebesar Rp 100 juta. Kemudian berdasarkan data historis, ternyata ada 80 dari 100 kali kejadian dimana hasil investasi berkala menghasilkan di atas Rp 100 juta.

Dengan demikian, kemungkinan si investor bisa mencapai tujuannya dengan berinvestasi 5 tahun adalah 80%. Angka 80% tersebut kemudian saya sebut dengan istilah Probabilitas Tujuan Tercapai. Semakin tinggi angka tersebut, tentu semakin baik.

Berdasarkan dari langkah-langkah di atas, hasil penelitiannya adalah sebagai berikut:

Simulasi Investasi Berkala Terhadap IHSG Juli 1997 – Desember 2013

Simulasi IHSG

Cara Membaca Hasil Penelitian

Dengan menggunakan data 8 tahun sebagai contoh:

  1. Investasi Rp 1 juta per bulan selama 8 tahun sama dengan total investasi sebesar Rp 96 juta
  2. Hasil simulasi pada IHSG, investasi Rp 96 juta selama 8 tahun dalam periode Juli 1997 – Desember 2013, tertinggi pernah menghasilkan Rp 401 juta dan terendah Rp 160 juta. Rata-rata adalah Rp 257 juta. Artinya jika berinvestasi selama 8 tahun, secara historis bisa dikatakan investor pasti untung karena hasil terendah yang dihasilkan masih lebih besar dari modal yang dikeluarkan.
  3. Dengan Ekspektasi 15% dan 20% per tahun, seharusnya nilai investasi Rp 96 juta setelah 8 tahun adalah sebesar Rp 177 juta dan Rp 218 juta. Jika hasilnya di bawah angka tersebut, secara teknis, Tujuan Investor tidak tercapai dan sebaliknya.
  4. Pada Probabilitas Tujuan Tercapai 15%, tertulis angka 92%. Artinya selama Juli 1997 – Desember 2013, kemungkinan investor bisa mencapai tujuannya adalah 92%. Sementara pada probabilitas yang menggunakan asumsi return 20%, probabilitasnya lebih kecil, hanya 74%.

 

Analisa dan Kesimpulan

  1. Semakin lama periode investasi, semakin tinggi pula probabilitas tujuan tercapai. Terjadi pengecualian untuk masa 14 dan 15 tahun untuk asumsi 20%, hal ini disebabkan karena data yang tersedia tidak banyak.
  2. Jika periode investasi berkala yang ideal adalah probabilitas mencapai tujuan 100%, maka asumsi yang wajar adalah 15% dengan masa investasi minimal 12 tahun. Asumsi 20% mungkin “agak tinggi” mengingat tidak ada yang berhasil mencapai probabilitas 100%. Paling mendekati adalah 95% untuk masa investasi 13 tahun.
  3. Dari perbandingan antara terendah dengan modal, ternyata untuk masa investasi berkala antara 1 – 5 tahun, investor masih berpotensi rugi karena angka terendah lebih kecil daripada modal. Untuk itu, investor harus siap jika ternyata dengan masa investasi sampai dengan 5 tahun, masih memungkinkan untuk mengalami kerugian.

Sebagai referensi, berikut juga saya tampilkan hasil simulasi dengan menggunakan reksa dana Panin Dana Maksima.

Simulasi Investasi Berkala Panin Dana Maksima April 1997 – Desember 2013

Simulasi Panin Dana MaksimaDengan menggunakan contoh Panin Dana Maksima, maka dengan ekspektasi return 15%, periode investasi berkala yang ideal adalah 7 tahun. Sementara jika anda berasumsi ingin mendapatkan 20%, maka periode investasi berkala yang ideal adalah 11 tahun dengan anggapan pada periode tersebut probilitas tujuan tercapai adalah 100%.

Demikian artikel ini saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda.

Mau Sekalian Promosi Buku
20130919-210339.jpg

Teman2 dan para pembaca blog yang setia, biasanya saya memberikan rekomendasi tentang buku-buku yang bagus. Kali ini saya ingin memperkenalkan buku saya sendiri. Judulnya “Sukses Finansial Dengan Reksa Dana”.

Buku ini membahas tentang segala sesuatu yang harus anda tahu tentang reksa dana, mulai definisi, peraturan, tata cara investasi, praktek reksa dana dan riset-riset berkaitan tentang reksa dana, investasi pasar modal di Indonesia dan bagaimana caranya untuk mencapai kesuksesan finansial melalui investasi reksa dana. Semua esensi, pengetahuan dan pengalaman saya selama bertahun-tahun baik sebagai investor reksa dana, konsultan yang memberikan masukan tentang investasi, hingga saat ini sebagai pelaku pasar modal yang memasarkan produk reksa dana kepada masyarakat diringkas dalam buku ini.

Menurut informasi dari penerbit, yaitu Elex Media Komputindo, buku akan tersedia di toko buku Gramedia paling lambat tanggal 25 September. Ada 2 versi yang tersedia yaitu Versi Softcover yang bisa anda peroleh di Toko Buku Gramedia dengan harga Rp 99.800.

Versi kedua yaitu Versi Hardcover, untuk yang ini hanya bisa anda beli dengan memesan langsung kepada saya. Harga versi Hardcover termasuk ongkos kirim untuk Jakarta adalah Rp 135.000

Dengan membeli edisi Hardcover, anda juga akan mendapatkan Excel yang berisi:

  • Kalkulator Time Value of Money
  • Kalkulator Biaya dan Return Reksa Dana
  • Perhitungan Sharpe, Treynor dan Jensen Alpha lengkap dengan contoh data historis dan rumus perhitungan

Apabila anda berminat dengan versi Hardcover ini, maka prosedur pembelian dan pengiriman adalah sebagai berikut:

  1. Lakukan transfer ke rekening sebagai berikut:
    • Bank BCA KCP Mall Ciputra Jakarta
    • Atas nama Vonny Susilo
    • No Rekening 466 13 58 674
    • Nominal Transfer sesuai ketentuan di bawah
    • Masukkan Berita: Nama Lengkap

    Total Transfer adalah sebagai berikut

    • Untuk pengiriman daerah Jakarta Rp 135.000
    • Untuk pengiriman daerah Jawa Rp Rp 140.000
    • Untuk pengiriman Domestik Luar Jawa Rp 150.000

     

  2. Selanjutnya Nama Lengkap, Bukti Transfer, Alamat Pengiriman Buku, dan Nomor Telepon yang bisa dihubungi bisa di Email ke vonnysusilo.zh@gmail.com
  3. Harap teman2 dapat mencantumkan Alamat Pengiriman Lengkap dengan Kode Pos dan Nomor Telepon yang aktif untuk mempermudah proses pengiriman.
  4. Selanjutnya kami akan mengirimkan email konfirmasi mengenai tanggal pengiriman buku ke alamat dan softcopy Excel Time Value of Money dan Investasi beserta Password untuk membuka file ke alamat email anda

Apabila ada yang ingin ditanyakan bisa langsung di bagian comment.

Demikian atas perhatian dan dukungannya, saya mengucapkan banyak terima kasih.
Penyebutan produk investasi  (jika ada) tidak bermaksud untuk memberikan penilaian bagus buruk, ataupun rekomendasi jual beli atau tahan untuk instrumen tertentu. Tujuan pemberian contoh adalah untuk menunjukkan fakta yang menguatkan opini penulis. Kinerja Masa Lalu tidak menjadi jaminan akan kembali terulang pada masa yang akan datang. Seluruh tulisan, komentar dan tanggapan atas komentar merupakan opini pribadi.

Sumber Gambar : istockphoto.com

Sumber Data : Panin Asset Management, Yahoo Finance dan www.infovesta.com

  1. Maria
    August 28th, 2019 at 11:38 | #1

    Terima kasih Pak… penjelasannnya cukup dimengerti

    Jadi intinya walaupun kita sudah memilih RD yang baik, tapi hasilnya “keberuntungan/hoki2an” kita juga ya?

    Pak, saya ingin tanya lagi.
    Sebaiknya saya ambil RD atau produk link ya untuk pendidikan masa depan anak saya yang masih berusia 1 tahun?
    Dan bila baiknya ambil RD, jenisnya apa : apakah saham, campuran, pendapatan tetap

    Terima kasih Pak

  2. Rudiyanto
    August 30th, 2019 at 09:22 | #2

    @Maria
    Salam bu Maria,

    Maksudnya keberuntungan itu mungkin di harga anda masuk. Tapi faktor ini bisa diminimalkan jika anda melakukan investasi secara berkala dan memberikan waktu yang cukup kepada reksa dana saham untuk menerapkan strateginya. Berapa lama waktu yang cukup? Ada yang bilang 3 tahun, tapi menurut saya setidaknya perlu di atas 5 tahun untuk konteks reksa dana saham.

    Perihal dana untuk rencana pendidikan anak, kembali disesuaikan dengan periode investasinya. Misalkan jika dana tersebut mau digunakan :
    Kurang dari 1 tahun – Reksa Dana Pasar Uang
    1-3 tahun – Reksa Dana Pendapatan Tetap
    3-5 tahun – Reksa Dana Campuran
    Lebih dari 5 tahun – Reksa Dana Saham

    Jadi misalkan dana tersebut mau digunakan untuk biaya masuk ke play group yang biasanya umur 4 tahun (3 tahun dari saat ini), bisa antara reksa dana pendapatan tetap atau reksa dana campuran.

    Semoga bermanfaat

    Semoga bermanfaat.

  3. Maria
    November 5th, 2019 at 10:17 | #3

    Selamat siang Pak,

    Mohon bantuannya untuk jawaban Bapak diatas :”Saran saya anda bisa pilih 2-3 reksa dana yang berbeda”

    Maksudnya apa ya Pak? Beda jenis RD seperti spt : RD Saham, RD Pendapatan Tetap, RD Campuran dan RD Pasar Uang pada perusahaan yang sama atau ke perusahan lainnya?

  4. Rudiyanto
    November 5th, 2019 at 12:32 | #4

    @Maria
    Siang bu Maria,

    Kalau perihal perusahaan bebas saja. Mau dari perusahaan sama silakan, mau yang beda juga tidak apa-apa.

    Semoga bermanfaat

Comment pages
1 2 3 4049


%d bloggers like this: