Home > Belajar Reksa Dana, Cara Bertransaksi Reksa Dana > In Good Fund & In Complete Application

In Good Fund & In Complete Application

Dalam transaksi reksa dana, dikenal istilah In Good Fund dan In Complete Application. Pemahaman kedua istilah tersebut sangat penting, karena apabila hal tersebut tidak dilakukan oleh investor dengan baik, maka Bank Agen Penjual dan Bank Kustodian dapat menolak kegiatan subscription atau redemption yang dilakukan oleh investor.

Sekedar mengingatkan kegiatan membeli reksa dana disebut dengan Subcription atau dikenal dengan Istilah Penjualan dalam prospektus reksa dana. Sementara untuk proses menjual reksa dana yang telah dimiliki, disebut dengan Redemption atau dikenal dengan Istilah Penjualan Kembali dalam Prospektus. Kenapa bukan jual dan beli tapi Penjualan dan Penjualan Kembali?

Hal ini disebabkan pada transaksi pembelian reksa dana, Manajer Investasi MENJUAL Unit Penyertaan kepada Investor, dan pada saat Investor ingin mencairkan reksa dana, Unit Penyertaan reksa dana Di JUAL KEMBALI kepada Manajer Investasi.Untuk bisa memiliki unit penyertaan reksa dana, si Investor harus mendatangi Agen Penjual yang bisa berupa Bank atau Manajer Investasi Langsung. Bagi yang pertama kali membeli reksa dana, prosedur pada umumnya sebagai berikut:

  1. Mengisi Formulir Pembukaan Rekening
  2. Mengisi Kuesioner Profil Risiko

Setelah diverifikasi dan tidak diketemukan masalah, maka investor dinyatakan resmi boleh berinvestasi di reksa dana. Langkah selanjutnya adalah mentransfer sejumlah uang yang ingin diinvestasikan. Disinilah istilah In Good Fund dan In Complete Application digunakan.

In Good Fund berarti dana harus ditransfer ke rekening Atas Nama Reksa Dana di Bank Kustodian sebelum Cut Off Time (umumnya Jam 13.00 WIB).

Penting untuk diingat!! Ketika melakukan transfer, harus atas nama Reksa Dana, misalnya jika anda membeli produk dengan nama Reksa Dana Campuran Maju Mundur Sejahtera, maka nama dan nomor rekening tujuan transfer harus atas nama tersebut. jika lain, hati-hati, kemungkinan besar itu bukan produk reksa dana.

In Complete Application berarti Formulir Subscription telah diterima oleh Bank Kustodian sebelum Cut Off Time.

Apabila In Good Fund dan In Complete Application dilakukan SEBELUM jam Cut Off Time, maka investor akan mendapatkan harga reksa dana pada hari itu juga yang baru akan diumumkan keesokan harinya di koran. Apabila dilakukan SETELAH jam Cut Off Time, maka harga reksa dana yang diperoleh investor adalah harga besok yang diumumkan pada esok lusa. Misalnya hari ini tanggal 1 April, jika transaksi sebelum Cut Off Time, maka akan diperoleh NAB/Up tanggal 1 April yang akan diumumkan di Koran atau di website www.infovesta.com pada tanggal 2 April. Sementara jika transaksi dilakukan setelah Cut Off Time, maka investor akan membeli reksa dana dengan NAB/up tanggal 3 April yang baru akan diumumkan pada tanggal 4 April nanti.

Pada Transaksi Redemption (Penjualan Kembali), hanya mengenal istilah In Complete Application. Definisinya secara umum sebagai berikut :

  1. Permohonan penjualan kembali Unit Penyertaan harus dilakukan sesuai dengan ketentuan-ketentuan serta persyaratan-persyaratan yang tercantum dalam
    Prospektus dengan menggunakan formulir penjualan kembali Unit Penyertaan.
  2. Formulir penjualan kembali Unit Penyertaan dilengkapi dengan menyatakan jumlah unit yang akan dijual kembali.
  3. Tanda tangan pada formulir penjualan kembali Unit Penyertaan sama dengan tanda tangan di formulir pemesanan pembelian Unit Penyertaan.
  4. Formulir penjualan kembali Unit Penyertaan disertai dengan fotokopi bukti jati diri yang sesuai dengan bukti jati diri pada saat pembelian Unit Penyertaan oleh Pemegang Unit Penyertaan.

Prinsip Cut Off Time pada transaksi Beli berlaku juga pada transaksi Jual.

Pada prakteknya, transaksi Subcription berdasarkan pengalaman saya ada yang bisa dilakukan tanpa harus memberikan formulir pembelian. Cukup transfer, faks atau email bukti transfer maka transaksi juga sudah selesai. Sementara untuk transaksi Redemption, mau tidak mau memang harus formulir yang ASLI harus sampai di tangan bank Kustodian. Seringnya dalam transaksi, supaya bisa sampai sebelum cut off time, orang (termasuk saya sendiri) menggunakan fasilitas faks untuk melakukan eksekusi.

Dengan adanya faks atau email formulir redemption, maka Manajer Investasi akan menjalankan perintah jual. Hanya saja, faks atau email tidak memenuhi syarat In Complete Application. Formulir ASLI tetap harus dikirimkan. Jika investor hanya mengfaks formulir saja dan tidak menyerahkan formulir asli, maka konsekuensi yang berpotensi dihadapi investor adalah Eksekusi penjualan tetap dilakukan, namun dana hasil pencairan reksa dana tidak di transfer ke investor. Sebab berdasarkan peraturan, dana baru akan ditransfer ke Investor paling lambat 7 Hari Kerja setelah In Complete Application oleh Bank Kustodian. Jika investor tidak (belum/lupa) mengirimkan Formulir Asli (karena beranggapan hanya cukup di faks saja), maka dana tersebut akan ditahan sampai formulir asli tersebut diterima oleh Bank Kustodian.

Mengingat pengiriman tersebut menggunakan jasa kurir, maka peluang terlambat, salah letak atau tidak sampai sama sekali bisa ada. Oleh karena itu, sebaiknya investor dalam melakukan redemption juga melakukan koordinasi dengan pihak Agen Penjual yang bersangkutan. Jangan sampai hanya karena kesalahpahaman tersebut merusak kepercayaan kita terhadap reksa dana.

Demikian artikel ini, semoga dapat bermanfaat bagi anda yang ingin mulai berinvestasi di reksa dana. Apabila ada rekan2 yang memiliki pengalaman berbeda pada saat bertransaksi reksa dana silakan sharing pengalamannya disini. Selamat berinvestasi

  1. joko
    January 27th, 2012 at 11:50 | #1

    Pak Rudiyanto, saya mau bertanya kalau pembelian dilakukan melalui agen bank
    apakah ketika kita mentransfer dana (mis jam 12 siang) kita sbg investor mendapatkan harga pada hari itu juga? atau menunggu proses dari agen penjual ke MI yang mungkin bisa lebih dari jam 13.00?
    apakah itu berlaku juga ketika melakukan redemption, ketika harus datang ke cabang untuk melakukan redemption (mis jam 11 siang) apakah mendapatkna harga penjualan pada hari yang sama atau tergantung proses??

    terima kasih

  2. January 27th, 2012 at 12:00 | #2

    @joko
    Yth Pak Joko,

    Sepengetahuan saya, jam yang dipergunakan adalah jam ketika dana secara efektif masuk ke rekening kustodian reksa dana. Jadi kalau dilakukan sebelum jam 12, maka harga yang diperoleh adalah harga pada hari tersebut. Kalau untuk redemption, acuannya kalau saya tidak salah jam pada saat formulir redemption diterima oleh Bank Agen Penjual atau MI. Oleh karena itu, ada baiknya ketika melakukan proses penjualan, anda konfirmasi sekali lagi melalui telepon kepada agen penjual terkait.

    Semoga bermanfaat pak, terima kasih.

  3. Nalendra
    February 21st, 2012 at 19:44 | #3

    wah saya masih belum mengerti, tertarik untuk mencoba tapi bingung untuk memulainya.
    kira-kira berapa modal awal untuk memulai investasi di reksa dana? apa ada nominal terkecilnya? apa pengaruh dari investasi modal kecil dan besar selain dari jumlah hasilnya, misalnya resiko atau kemungkinan redemption ditolaknya.
    kira-kira saya harus memulai dari mana?
    Terima kasih.

  4. February 23rd, 2012 at 09:11 | #4

    @Nalendra
    Salam Nalendra,

    Investasi reksa dana memang bukan privilege bagi orang kaya saja, namun juga bukan untuk semua orang. Sebaiknya fokus anda dialihkan pada bagaimana meningkatkan penghasilan / karir. Setelah penghasilannya mulai mapan dan jumlah uang yang bisa anda investasi juga lumayan, maka baru mulai melakukan investasi.

    Namun apabila anda tetap ingin menjadi investor reksa dana, cara yang paling mudah adalah mendatangi bank agen penjual reksa dana yang terdekat dengan rumah anda. Tanyakan secara detail syarat dan nominal investasi yang dibutuhkan. Nilai investasi yang kecil tidak berkaitan dengan risiko ditolaknya redemption, jadi anda tidak perlu khawatir.

    Semoga bermanfaat.

  5. Netty
    September 20th, 2012 at 20:58 | #5

    Pak Rudiyanto, saya mau tanya..

    1. Apabila membeli dari bank penyalur/penjual reksadana apakah akan lebih mahal dibandingkan langsung membeli di manajer investasinya?
    2. Sebenarnya saya masih belum paham mengenai prosesnya, misalnya saya ingin membeli reksadana dari lebih dari 1 manajer investasi, artinya saya harus membuka lebih dari 1 rekening juga ya?
    3. misalkan saya sudah membeli suatu macam reksadana, lalu saya di bln berikutnya saya mau investasi lagi, lebih baik saya membeli reksadana yang sama ataukah menginvestasikannya di reksadana yang lain?

    Terima kasih atas jawabannya. Maaf jika pertanyaannya sangat basic.

  6. Rudiyanto
    September 21st, 2012 at 09:53 | #6

    @Netty
    Salam Netty,

    Terkait pertanyaan anda:
    1. Terkadang menilai mahal murah tidak bisa hanya dari sisi dimana dibeli, namun juga dari kualitas pelayanan dan fasilitas yang anda dapatkan. Kalau faktor pelayanan tidak menjadi perhatian bagi anda, tinggal anda bandingkan fee investasi melalui kedua media tersebut. Tidak selalu yang satu lebih mahal daripada yang lainnya.
    2. Rekening dibuka per reksa dana bukan per Manajer Investasi, jadi jika membeli 2 reksa dana harus membuka rekening 2 kali.
    3. Itu tergantung apakah tujuan investasi yang kamu buat mengharuskan kamu berinvestasi lagi atau tidak dan yang kedua apakah kamu masih percaya dengan reksa dana tersebut. Informasi mengenai tujuan investasi bisa di baca di http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/05/07/seni-menyusun-tujuan-investasi-dengan-prinsip-smart/

    Semoga menjawab pertanyaan anda. Terima kasih.

  7. Tomy
    October 18th, 2012 at 18:25 | #7

    Pak Rudiyanto,
    Saya baru 2 bulan ini mencoba investasi reksadana, namun Saya mash bingung bagaimana cara menghitung hasil pengembangannya. Di awal saya membeli dengan nilai minimum yg diperkenankan, lalu tiap bulannya saya top up 100 ribu. Kalau melihat NABnya Ada kenaikan sekitar 3% setelah 2 bulan itu.
    Pertanyaan ke-2, bagaimana caranya membandingkan hasil deposito dengan reksadana?
    Pertanyaan ke-3,kl saya mash ada Dana lagi yg ingin diinvestasikan juga, bagaimana sebaiknya? Apakah sy belikan reksadana lagi atau deposito saja?

  8. Rudiyanto
    October 18th, 2012 at 18:38 | #8

    @Tomy
    Salam Tomy,

    Selamat bergabung di club. Clubnya para investor reksa dana. Untuk perhitungan hasil pengembangan sebenarnya cukup sederhana, tinggal uang yang anda investasi berapa dibandingkan dengan nilai jika reksa dana dijual pada harga pasar. Biasanya yang bisa anda lihat harga pasar 1 hari sebelumnya.

    Kalau dibandingkan dengan deposito cara yang paling gampang adalah anda juga investasi dengan jumlah uang yang sama persis di deposito dan kemudian lihat perkembangan nilai uang anda. Alternatif bisa menggunakan metode Future Value dengna mengalikan nilai investasi dengan bunga yang diberikan dan dibandingkan dengan perkembangan nilai di reksa dana.

    Melihat pertanyaan anda semua, sepertinya anda berinvestasi reksa dana namun tanpa tujuan. Sebaiknya punya tujuan yang jelas dulu baru bisa membantu anda memutuskan mau berinvestasi dimana. http://rudiyanto.blog.kontan.co.id/2012/05/07/seni-menyusun-tujuan-investasi-dengan-prinsip-smart/

    Semoga bermanfaat

  9. Tomy
    October 18th, 2012 at 20:13 | #9

    Pak Rudiyanto,
    Terima kasih atas responnya. Saya berinvestasi utk persiapan kebutuhan biaya pendidikan anak. Saat sy lihat alternatif investasi, ada reksadana. Namun terus terang saya masih tidak begitu faham aturan mainnya seperti apa di reksadana. Kalau deposito, tabungan, itu sudah dikenal. Maka saya mencoba reksadana.
    Nah dengan latar belakang seperti itu, kira-kira apa sarannya Pak Rudi?
    Terima kasih

  10. Rudiyanto
    October 18th, 2012 at 23:50 | #10

    @Tomy
    Salam pak Tomy,

    Moto Reksa Dana adalah Pahami, Nikmati. Jika anda belum begitu paham dengan cara kerja reksa dana, sebetulnya tidak begitu disarankan untuk berinvestasi pada instrumen ini. Saran saya kamu pahami betul dulu instrumen ini baru kemudian baru kamu investasikan. Sebab berinvestasi tanpa pemahaman = spekulasi. Tentu kebutuhan anak yang sangat tidak bisa ditunda tersebut tidak bisa di spekulasi bukan?

    Jika kebetulan pak Tomy berlokasi di Jakarta, anda bisa datang ke acara pekan reksa dana di Central Park, Jakarta Barat. Disitu ada banyak Manajer Investasi dan Agen Penjual. Anda bisa bertanya langsung. Jika tidak ada halangan, saya juga akan berada di situ pada hari Sabtu / Minggu nanti.

    Semoga bermanfaat pak Tomy.

  11. @rinawan
    June 28th, 2013 at 19:25 | #11

    salam PA Rudy,berhubung saya tinggal di daerah cianjur,sementara alamat panin sekuritas hanya ada di jkt &bandung,sy coba cari2dibank kustodian yg sudah bekerjasama dg panin,tapi cs nya kebanyakan tidak mengetahui klo banknya sdh kerjasama dg panin.(sy tertarik dg produk dr reksadana panin)..sementara MI yg lain ada pada bank tsb ,mohon sarannya PA Rudy makasih

  12. Rudiyanto
    June 30th, 2013 at 12:49 | #12

    @@rinawan
    Salam Rinawan.

    Kalau tidak salah dalam waktu dekat akan ada kunjungan ke daerah Cianjur dalam waktu dekat ini. Coba kamu tanyakan ke Panin Sekuritas Bandung untuk informasi lebih lengkapnya.

    Saat ini produk Panin Asset Management dijual oleh Panin Asset Management dan Panin Sekuritas. Semoga bermanfaat.

  13. Lucky
    July 5th, 2013 at 10:45 | #13

    @Rinawan
    Salam Rinawan,

    Saya Lucky dari Panin Sekuritas Bandung, untuk nasabah kami yang berada di daerah Cianjur biasanya kami melakukan kunjungan satu bulan sekali ke daerah tersebut.
    Bila berkenan bapak/ibu dapat mengirimkan saya email alamat dan no tlp yang dapat saya hubungi.
    Untuk informasi lebih lanjut bapak/ibu dapat menghubungi saya by email lucky-bd@pans.co.id atau 022-7321434.

    Terima kasih

  14. @rinawan
    July 6th, 2013 at 11:09 | #14

    salam kembali pak Lucky !! , Terimakasih infonya kalo di cianjur tiap tgl brapa? lokasinya dimana? kemungkinan saya baru bisa daptar dua bulan kemudian , karena saya posisi ada di luar pulau jawa. di tunggu jawabannya!. makasih banyak :) ….. :D

  15. batham
    February 21st, 2015 at 13:24 | #15

    Selamat sore pak.
    Mohon pencerahan, bagaimana cara saya untuk mengetahui NAB terbaru pada hari ini sebelum Cut Off Time? Selama ini yg saya tau,”NAB yg diumumkan di hari ini adalah NAB pada hari sebelumnya”. Hal ini agar sy tau kapan saat yg tepat utk subscription ataupun redemption.
    Thx b4.

  16. Rudiyanto
    February 24th, 2015 at 00:48 | #16

    @batham
    Selamat Pagi Batham,

    Paling cepat anda tahu harga reksa dana pada hari yang sama adalah sekitar jam 20.00 – 21.00 WIB di website bloomberg atau applikasi di smartphone. Namun anda perlu berhati2 karena angka tersebut bisa saja dikoreksi sehingga paling aman adalah melihat di koran atau infovesta.com keesokan harinya.

    Kalau untuk mengira2, anda bisa melihat pergerakan IHSG sebelum cut off time dan membuat prediksi apakah nanti sore akan sama atau tidak. Tapi sudah cukup sering juga, pergerakan IHSG antara siang dan sore berbeda meskipun tidak terlalu signifikan.

    Waktu yang tepat untuk melakukan subscription di reksa dana saham adalah ketika anda berinvestasi untuk tujuan 5 tahun atau lebih. Waktu yang tepat untuk melakukan redemption adalah ketika tujuan keuangan anda sudah tercapai melalui investasi tersebut.

    Semoga bermanfaat.

  17. Batham
    February 27th, 2015 at 13:11 | #17

    maaf pak, apa itu berarti saat Penjualan Kembali (Redemption) kita hanya bisa “BERHARAP” NAB-nya sedang tinggi atau minimal tidak lebih rendah dari NAB saat Subscription.
    misal :
    - tgl.27 pengumuman NAB-RD X adalah Rp. 10.000 dimana saat Subscription 7Tahun lalu Rp. 5.000
    - berdasarkan pengumuman tersebut maka tgl.28 pukul 10.00WIB dilakukan Redemption
    - tgl.29 pengumuman NAB-RD X sebesar Rp. 4.500
    Bukankah itu berarti perhitungan imbal hasilnya memakai nilai NAB yang Rp. 4.500 ya pak?

    Thx b4

  18. Rudiyanto
    March 2nd, 2015 at 01:02 | #18

    @Batham
    Salam Batham,

    Apabila anda melakukan redemption pada tanggal 28 sebelum jam 13.00 WIB, maka anda akan mendapatkan harga reksa dana pada tanggal 28. Jika lebih dari jam 13.00 WIB, maka baru diproses menggunakan harga reksa dana pada tanggal 29.

    Katakanlah anda melakukannya sebelum jam 13.00 WIB, maka harga transaksi anda baru diketahui tanggal 29 pagi. Biasanya jam 7.00 WIB sudah ada di infovesta.com.

    Dan katakanlah pada tanggal 29 pagi diketahui harga reksa dana adalah 4500, maka benar transaksi anda diproses di harga 4500.

    Pada kenyataannya, kondisi yang kamu sebutkan sangat tidak mungkin terjadi karena untuk turun dari harga Rp 10.000 ke Rp 4500 berarti turun 55% dalam satu hari. Seingat saya, dalam sejarah belum pernah terjadi penurunan sampai 55% dalam sehari. Tapi kalau dalam beberapa bulan memang pernah, yaitu pada tahun 2008 dulu. Tapi itu kasus yang sangat jarang.

    Kalau yang lebih mendekati kenyataan adalah coba kamu buka website http://www.panin-am.co.id, di sisi kanan ada tabel IHSG, LQ-45 dan ISSI. Angka itu diupdate setiap sore sekitar jam 16.10 WIB. Misalkan tanggal 28 kamu melakukan redemption, maka tanggal 28 jam 16.10 WIB coba kamu lihat angka IHSGnya. Misalkan +0.5%. Maka kemungkinan harga reksa dana yang kamu jual akan berada di kisaran +0.5% dibandingkah harga pada tanggal 27.

    Semoga informasi ini bermanfaat. Terima kasih.

  1. No trackbacks yet.

 


%d bloggers like this: