Pesan Buku: Reksa Dana Pahami, Nikmati!

December 23rd, 2019 12 comments

Reksa Dana Pahami Nikmati

Telah terbit buku terbaru saya dengan judul :
reksa dana
pahami, nikmati!

Buku ini menawarkan segala sesuatu yang harus Anda ketahui tentang reksa dana, mulai dari definisi, peraturan, tata cara investasi, praktik reksa dana, dan riset-riset berkaitan tentang reksa dana dan investasi pasar modal di Indonesia. Membahas, antara lain:

Pengertian dasar tentang reksa dana, cara kerjanya, persiapan sebelum berinvestasi di reksa dana, hingga cara mengecek legalitas suatu produk investasi.
Jenis-jenis reksa dana di Indonesia beserta kajian risk and return secara komprehensif.
Cara mengambil dan mengolah data investasi, seperti data harga saham, harga reksa dana, dan menghitung risk and return yang menjadi topik penelitian investasi.
Kumpulan riset dan strategi investasi yang sering menjadi pertanyaan investor, seperti Window Dressing, Sell in May and Go Away, Tanggal Baik untuk melakukan investasi berkala, dan cara memprediksi return IHSG dan Obligasi.
Panduan step by step untuk pelaporan reksa dana dalam SPT secara elektronik.
Buku ini dapat dibeli pada Toko Buku Gramedia terdekat di kota anda, versi E-Booknya dapat dibeli melalui Gramedia Digital, atau dapat membeli melalui saya langsung.

Khusus untuk yang membeli melalui saya langsung, ada 2 pilihan yaitu Buku dan Buku + File Excel.

File MS Excel yang berisi data dan tata cara perhitungan untuk :
1. Return Tahunan Rata-rata Reksa Dana 2002 – 2019
2. Return Tahunan Indeks saham secara umum dari 1998 – 2019
3. Data dan tata cara perhitungan risk and return saham (Bab 16)
4. Data dan tata cara perhitungan Sharpe, Treynor dan Jensen Alpha (Bab 18)

Tata cara pemesanan sebagai berikut : Read more…

Categories: Referensi Buku Tags:

Future Financial Festival 2020 : Understanding Mutual Fund Fiasco

July 24th, 2020 2 comments

Ada puluhan produk reksadana yang disuspen oleh OJK. Penasaran gak sih sama apa yang terjadi ini? Terus gimana caranya #GenerasiAntiWacana bisa identifikasi dan menghindari produk-produk tersebut?

Buat kamu yang penasaran, yuk simak sesi “Understanding the Mutual Fund Fiasco” yang bakalan di bawain oleh Rudiyanto (Director of Panin AM) dan Putri Madarina (Founder & CEO of Halalvestor) di Channel 1 tanggal 26 Juli 2020 jam 10:00 WIB.

Jangan sampe ketinggalan acaranya dan amanin tiketmu di @loketcom dan @gotixindonesia sekarang juga!

Info lebih lanjut bisa cek akun IG https://www.instagram.com/future.financial.festival/

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Ini Saham Yang Investornya Paling Banyak

July 3rd, 2020 No comments

Berdasarkan publikasi dari Bursa Efek Indonesia, tercatat per Mei 2020 terdapat total 2.81 juta Investor pasar modal, dan 1.19 juta di antaranya merupakan investor saham. Pertambahan jumlah investor tetap terjadi di tengah pandemi COVID-19.

Bahkan dari diskusi dengan rekan-rekan pelaku di perusahaan sekuritas, pembukaan rekening baru pada saat puncak COVID-19 justru lebih tinggi dibandingkan kondisi normal. Kemungkinan para investor melihat adanya kesempatan harga sedang terkoreksi, ditambah jadi punya lebih banyak waktu luang karena adanya PSBB.

Yang menjadi pertanyaan, saham-saham apa yang investor tersebut beli? Tentu sulit untuk menanyakan ke masing-masing orang. Belum lagi dengan pola investasi jangka pendek, bisa saja suatu saham hanya dimiliki beberapa hari bahkan beberapa jam saja.

Dengan semakin berkembangan teknologi informasi dan tuntutan akan keterbukaan, data-data perusahaan terbuka dipublikasikan semakin beragam serta lebih mudah diakses.

Tidak hanya data laporan keuangan saja, tetap juga laporan jika ada Informasi atau Fakta Material, tanggapan jika harga saham berfluktuasi, Transaksi Afiliasi dengan nilai signifikan, risalah RUPS, hingga jumlah pemegang saham setiap bulan.

Sebenarnya laporan-laporan ini dulunya juga sudah ada, tapi dengan adanya perkembangan teknologi informasi, menjadi semakin mudah untuk diakses. Bisa dari aplikasi transaksi saham, bisa juga dari aplikasi dengan fitur gratis dan berbayar seperti RTI.

Salah satu laporan yang saya cermati adalah Laporan Pemegang Saham Bulanan. Dari laporan ini, masyarakat bisa melihat siapa pemegang saham pengendali, berapa saham yang dimilikinya, jumlah saham yang dimiliki oleh direksi dan komisaris, alasan pemegang saham pengendali, direksi dan komisaris membeli atau menjual saham perusahaan, hingga jumlah investor pemegang saham setiap bulan.

Dari data jumlah investor pemegang saham inilah, masyarakat bisa mengetahui sebenarnya seberapa banyak saham perusahaan yang dimiliki investor.

Tahukah anda, saham mana yang paling banyak investornya ? Untuk lebih lengkapnya silakan baca https://rudiyanto.blog/2020/07/03/ini-saham-yang-investornya-paling-banyak/ 

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Webinar Juni 2020 : Menebak Arah Pasar Modal Semester II 2020

June 30th, 2020 1 comment

Menebak Arah Pasar Modal Semester II – 2020
Batch 1: Rabu, 1 Juli 2020 – 14:00WIB
Batch 2: Kamis, 2 Juli 2020 – 14:00WIB
Pendaftaran di https://linktr.ee/paninassetmanagement
Sesi ini akan dilakukan melalui ZOOM

Topik Pembahasan:

  • Bagaimana perkiraan Harga Pasar Wajar untuk IHSG dan Obligasi?
  • Pilpres USA: bagaimana dampaknya terhadap Indonesia?
  • Asing net sell namun IHSG naik, mengapa?
  • Bagaimana efek Second Wave terhadap pasar modal?
  • Diskusi & Sesi Tanya Jawab
Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Ini Cara Kerja dan Risiko Produk Pasar Modal Dengan Return Pasti

June 23rd, 2020 No comments
ilustrasi investasi

Sumber : Kompas.com

Obligasi Negara Ritel ORI017 yang sedang ditawarkan saat ini adalah contoh produk pasar modal dengan tingkat return yang pasti. Penawaran produk ORI kepada masyarakat melalui Bank, Sekuritas, dan Agen Penjual Online yang ditunjuk oleh pemerintah.

Penawaran pertama kali ini, dalam istilah pasar modal disebut penawaran melalui pasar perdana / primer / Initial Public Offering.

ORI017 ini memiliki fitur antara lain tingkat bunga tetap yang disebut dengan kupon, jatuh tempo 3 tahun, dan dapat diperdagangkan di pasar sekunder. Sebagai referensi, versi ORI yang mengacu pada kaidah Syariah disebut dengan Sukuk Ritel.

Jika sebelum jatuh tempo, pemegang ORI memerlukan dana, dia bisa menjual kepada pihak lain melalui perusahaan tempat dia membeli pertama kali. Pembelinya bisa merupakan perusahaan itu sendiri, bisa juga investor lain pada harga yang disepakati. Transaksi ini terjadi di pasar sekunder.

Harga transaksi pada pasar sekunder bisa di atas, di bawah, atau sama dengan nominal pokok obligasi. Tergantung tingkat suku bunga bank pada waktu transaksi, biasanya semakin rendah bunga bank maka obligasi akan semakin bernilai tinggi, dan sebaliknya jika suku bunga bank sedang tinggi, maka harga oblgiasi akan turun.

Apakah ORI ini satu-satunya produk pasar modal dengan return pasti ? Tentu tidak, masih terdapat produk lain dengan fitur serupa antara lain Obligasi, Reksa Dana Terproteksi, dan Repurchase Agreement (Repo).

Produk di atas biasanya memberikan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan ORI dan deposito. Seperti apa cara kerja dan risikonya ?

Untuk lebih lengkapnya silakan baca https://rudiyanto.blog/2020/06/23/ini-cara-kerja-produk-pasar-modal-dengan-return-pasti/ 

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Menebak Arah Pasar Modal Semester II 2020

June 17th, 2020 No comments

Ilustrasi IHSG – Kompas

Semester I 2020 yang penuh gejolak sudah hampir berakhir. Berbagai sentimen negatif muncul silih berganti mulai dari potensi terjadinya perang, investor asing yang keluar dari saham dan obligasi Indonesia, kasus hukum yang menimpa perusahaan keuangan, hingga yang belakangan ini COVID-19, PSBB dan relaksasinya. Bagaimana dengan semester II 2020?

Meskipun negatif dan bergejolak hebat, penurunan signifikan lebih banyak terjadi di bulan Februari dan Maret. Sejak bulan April hingga Juni, kinerja IHSG dan Indeks Obligasi pemerintah stabil dan naik secara perlahan.

Pada saat artikel ini ditulis, IHSG berada di level 4986 atau turun 20% dari posisi awal tahun di level 6299. Sebaliknya Indeks Obligasi Pemerintah sudah naik 1.65% dari awal tahun. Hal ini menyebabkan kinerja reksa dana pendapatan tetap masih positif tahun ini, berbanding terbalik dengan reksa dana saham yang masih negatif.

IHSG juga sudah berkali-kali menguji level 5.000, penulis percaya bahwa pada akhir bulan Juni ini seharusnya mampu bertahan di atas level 5.000. Sampai dengan akhir tahun 2020, seharusnya IHSG nilai wajar IHSG akan berkisar di level 5500 – 6000.

Untuk Indeks Obligasi Pemerintah yang menjadi aset dasar reksa dana pendapatan tetap, tingkat return untuk tahun 2020 seharusnya dapat berkisar antara 8-10% yang merupakan akumulasi dari kupon dan efek kenaikan harga.

Meski demikian, volatilitas atau gejolak harga masih akan ada, terutama di instrumen berbasis saham dan reksa dana saham. Apa saja sentimen-sentimen yang mungkin berpengaruh terhadap pergerakan pasar modal di semester II ini ?

Untuk lebih lengkapnya silakan baca https://rudiyanto.blog/2020/06/17/menebak-arah-pasar-modal-semester-ii-2020/ 

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Webinar : Market Update Juni 2020 via Zoom

June 3rd, 2020 No comments

MARKET OUTLOOK JUNI 2020

Tidak terasa sudah hampir 2 bulan sejak PSBB resmi diberlakukan di berbagai provinsi di Indonesia, meskipun sebelumnya telah banyak yang melakukan social distancing dan membatasi kegiatan sehari-hari.

Dengan adanya pembatasan aktivitas tersebut, tentu berefek terhadap sektor-sektor lainnya. Bagaimana dampaknya terhadap pasar modal dan pengelolaan oleh Manajer Investasi ?

Untuk lebih lengkapnya bisa mengikuti diskusi Market Outlook Juni 2020 dengan jadwal sebagai berikut :

Batch I – Kamis, 4 Juni 2020 – 14:00 WIB
Batch II – Jumat, 5 Juni 2020 – 14:00 WIB
Poin pembahasan:
– Update laporan keuangan Q1 – 2020
– Apa risiko investasi yang perlu diwaspadai?
– Apa yang membuat dana asing kembali masuk ke Indonesia ?
– Bagaimana dampak new normal terhadap strategi pengelolaan reksa dana oleh Manajer Investasi?
– Update program CSR Panin AM terkait Pandemi COVID-19.

Registrasi: https://linktr.ee/paninassetmanagement 

Event terbuka untuk umum.

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Strategi Pengelolaan Reksa Dana di Era New Normal

May 28th, 2020 No comments

 

Sumber : Shutter Stock, Kompas.com

New Normal adalah kebijakan membuka kembali aktivitas ekonomi, sosial dan kegiatan publik secara terbatas dengan menggunakan standar kesehatan yg sebelumnya tidak ada sebelum pandemi. Penyesuaian ini tentunya akan berdampak terhadap perekonomian. Bagaimana dampaknya terhadap strategi pengelolaan reksa dana oleh Manajer Investasi?

Secara sederhana, ketika masyarakat berinvestasi pada reksa dana, manajer investasi selaku pengelola akan menempatkan pada 3 instrumen yaitu Deposito, Obligasi dan Saham.

Dalam melakukan penempatan, Manajer Investasi perlu memperhatikan kesesuaian dengan peraturan OJK sehingga tidak melanggar batasan-batasan yang telah ditetapkan. Misalnya penempatan di 1 perusahaan tidak lebih besar dari 10% jumlah dana kelolaan, di instrumen luar negeri tidak lebih dari 15% jumlah dana kelolaan, investasi pada pihak terafiliasi maksimal 20%, dan batasan lainnya yang bisa dilihat pada prospektus reksa dana.

Kemudian dalam pemilihan nama-nama perusahaan, Manajer Investasi perlu memastikan bahwa prospek ke depannya akan baik. Dalam bahasa yang sederhana, kalau menempatkan pada deposito dan obligasi, bank dan perusahaan penerbit diharapkan bisa membayar bunga dan pokok tepat waktu. Untuk penempatan pada saham, diharapkan ada kenaikan harga.

Untuk obligasi dan saham, Manajer Investasi juga perlu mengantisipasi adanya risiko fluktuasi harga. Meskipun tidak ada masalah dengan perusahaannya, terkadang karena situasi eksternal, perubahan suku bunga dan inflasi, dan sekarang ditambah wabah COVID-19, bisa menyebabkan gejolak harga.

Bentuk antisipasi dapat dilakukan dengan kombinasi saham – deposito atau saham – obligasi – deposito dengan batasan bobot sesuai ketentuan dan diversifikasi pada beberapa sektor / saham. Harapannya ketika pasar secara umum turun, masih ada instrumen / sektor saham tertentu yang naik sehingga risiko fluktuasinya bisa diminimalkan.

Apakah New Normal ini berdampak pada pertimbangan Manajer Investasi dalam mengelola reksa dana? Itu sudah pasti. Namun efeknya berbeda-beda untuk setiap jenis instrumen.

Bagaimana dampaknya bagi Manajer Investasi dalam penempatan di Deposito, Obligasi dan Saham? Untuk lebih lengkapnya silakan baca Strategi Pengelolaan Reksa Dana di Era New Normal

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:

Info Program CSR Panin AM Melawan COVID-19 #BerbagiKebaikan

May 26th, 2020 No comments

Pandemi COVID-19 menjadi bencana bagi banyak negara. Berbeda dengan krisis yang selama ini mungkin hanya muncul di koran, situs berita dan perdebatan di sosial media, dampak dari COVID-19 benar-benar dirasakan oleh semua kalangan masyarakat.

Mulai dari kaum “berada” hingga masyarakat kecil biasa, dari kota besar hingga pelosok desa merasakan dampaknya. Tidak bisa beraktivitas secara normal, wajib memakai masker, harus sering cuci tangan, hingga butuh surat izin untuk sekedar keluar masuk dari daerah yang menetapkan PSBB.

Bagi yang punya tabungan atau bidang usahanya kebetulan diuntungkan dari situasi ini, mungkin masih bisa bertahan. Tapi bagi yang tidak, tentu untuk menjalani kehidupan sehari-hari menjadi tantangan besar.

Bersama kolega di kantor, kami mencoba mencari apakah ada sesuatu yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk membantu situasi ini. Setelah brainstorming dan kerja lintas divisi mulai dari divisi Investasi, IT, Business Development, Customer Service, Marketing, Operation, dan Marcom.

Dengan memanfaatkan dana CSR perusahaan yang berasal dari dana cleansing di reksa dana syariah dan dana CSR Panin Dana Teladan, terselenggara program CSR #BerbagiKebaikan bersama Panin AM melawan COVID-19.

Sebagai informasi, dana cleansing adalah dana dalam pengelolaan reksa dana syariah yang tidak sesuai kaidah syariah. Sumber yang paling umum adalah dari bunga dana mengendap ketika investor melakukan subscription.

Saat ini belum ada Bank Syariah yang mendapat izin sebagai bank kustodian, untuk itu reksa dana syariah masih menggunakan Bank Umum Konvensional sebagai bank kustodian. Ketika investor membeli reksa dana, dana dikumpulkan di rekening penampung, setelah itu baru dipindahkan ke rekening operasional untuk dibelikan saham syariah, sukuk atau ditempatkan di deposito bank syariah.

Proses perpindahan dari rekening penampung di Bank Konvensional ke rekening operasional biasanya memakan waktu 1 hari kerja. Untuk memaksimalkan, dana 1 hari tersebut ditempatkan di deposito on call yang memberikan bunga. Karena merupakan pendapatan non syariah, maka bunga tersebut “dimurnikan” (cleansing) ke yayasan sosial yang disetujui Dewan Pengawas Syariah.

Sumber dana cleansing juga dapat berasal dari bagian dividen perusahaan yang memiliki anak perusahaan non syariah. Sebagai contoh, ASII adalah perusahaan yang masuk ke kategori Indeks Saham Syariah Indonesia (ISSI). Namun ASII juga merupakan pemilik sebagian dari saham Bank Permata (BNLI). Jika ASII membagikan dividen, tentu ada kontribusi dari BNLI di dalamnya. Biasanya Bank Kustodian akan melakukan perhitungan dan mengeluarkan porsi dividen tersebut untuk kemudian “dimurnikan”

Reksa Dana Saham Panin Dana Teladan juga merupakan reksa dana yang sejak awal sudah dibuat memiliki tujuan sosial atau dikenal dengan nama endowment fund. Dalam peraturan OJK tidak ada kategori ini, biasanya ditetapkan sendiri oleh Manajer Investasi dan Bank Kustodian pada saat pembentukan produk.

Dalam Kontrak Investasi Kolektif (KIK) daripada Panin Dana Teladan, ditetapkan sebesar 25 bps dari Jumlah Dana Kelolaan akan disisihkan untuk disalurkan untuk kegiatan sosial. Sebelumnya fokus dari kegiatan ini adalah berkaitan dengan beasiswa pendidikan, namun karena ada kejadian COVID-19, dialihkan untuk bidang ini.

Cara Kerja Program CSR
Terdapat 2 cara bagi investor ataupun calon investor Panin AM untuk ikut berpartisipasi.
Pertama, penukaran Poin Fortuna. Ini adalah semacam reward point bagi nasabah yang bertransaksi dan mempertahankan saldonya. Nasabah dapat menukarkan saldonya menjadi donasi Sembako atau APD sesuai pilihannya.
Kedua, transaksi pembelian reksa dana. Setiap transaksi pembelian reksa dana dengan kelipatan Rp 10 juta, Panin AM akan mendonasikan senilai Rp 150.000 dalam bentuk Sembako dan APD.

Untuk lebih lengkapnya mengenai tata cara bisa membaca https://www.panin-am.co.id/donasiCOVID19.aspx

Dalam penyaluran ini, Panin AM bekerja sama dengan Asosiasi Pengusaha Perancang Mode Indonesia (APPMI) untuk penjahitan Alat Pelindung Diri khusus untuk Baju Hazmat dan Yayasan Food Cycle Indonesia untuk penyaluran Sembako.

Per 26 Mei 2020, telah terkumpul total sebesar Rp 652.740.000. Program CSR ini akan berlangsung hingga 31 Mei 2020. Dan jangan khawatir, saat ini sedang disusun program CSR tahap 2 yang akan berlangsung di bulan Juni 2020.

Untuk tahap awal, Panin AM langsung mendonasikan 1000++ paket sembako dan 1500 baju APD ke berbagai rumah sakit dan Puskesmas di Indonesia. Kemudian ditambah dengan donasi yang terkumpul, telah dilakukan lagi donasi tambahan lagi sebanyak 1000 ++ paket sembako dan 800 APD tambahan.

Untuk penyaluran Sembako dilakukan secara bertahap. 1000++ paket pertama telah disalurkan sebelum Lebaran dan 1000++ paket kedua akan dilakukan setelah Lebaran ini.

Saya terus terang sangat kagum dengan Yayasan Food Cycle karena mereka benar-benar masuk ke pemukiman penduduk dan membagikan satu per satu. Penerima juga harus menandatangani pernyataan bahwa paket yang diterima tidak bisa dijual lagi.

Untuk baju APD, untuk penyaluran tahap pertama sesuai masukan dari salah satu nasabah yang menjadi dokter, terdapat kebutuhan yang bersifat mendesak dari daerah Sidoarjo dan Surabaya yang menjadi zona merah baru.

Kemudian kami juga mengirimkan ke 5 Rumah Sakit Rujukan COVID-19 di Jakarta. Untuk penyaluran tahap kedua yang baru akan dilakukan setelah Lebaran ini, akan ditujukan ke Puskesmas dan Rumah Sakit di daerah Jawa Tengah dan 1 di Sulawesi.

Kami sangat berterima kasih kepada yayasan APPMI karena dalam pembuatan baju APD mereka melakukan pembelian bahan kain dari pelaku usaha UMKM dan mempekerjakan penjahit yang mungkin rezekinya sedang berkurang karena pandemi ini.

Berikut ini adalah beberapa foto-foto terkait kegiatan yang sudah dilakukan : https://rudiyanto.blog/2020/05/26/info-program-csr-panin-am-melawan-covid-19-berbagikebaikan/

Categories: Belajar Reksa Dana Tags:
%d bloggers like this: